Ketua DPRD DKI Sebut Anggaran Pengadaan Lift Rumah Dinas Gubernur Muncul Tiba-Tiba

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 25 Januari 2018 03:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 25 338 1849873 ketua-dprd-dki-sebut-anggaran-pengadaan-lift-rumah-dinas-gubernur-muncul-tiba-tiba-h0itdN3hoJ.jpg Anies Baswedan, Sandiaga Uno dan Prasetyo Edi. Foto Antara/Aprilio Akbar

JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebut tak pernah melakukan pembahasan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) untuk membahas pengadaan lift di anggaran renovasi rumah dinas Gubernur DKI.

Politikus PDI Perjuangan itu menyatakan baru mengetahui ada dana sebesar Rp 750 juta untuk lift di rumah dinas dari awak media. Dirinya menduga ada pihak yang kongkalikong sehingga uang itu bisa masuk ke pos APBD DKI 2018.

"Enggak ada pembahasan sama sekali, tiba-tiba ada (anggarannya)," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

BACA: 100 Hari Anies Sandi, Fraksi PDIP DKI Akan Ajukan Hak Interpelasi

BACA: Pemprov DKI Benahi Aset Sekolah untuk Kejar Target WTP

Anies Baswedan Swafoto dengan Anggota Satpol PP Perempuan di Peringatan Hari Ibu

Menurutnya, sah-sah saja bila orang nomor satu di Ibu Kota itu menginginkan untuk melakukan renovasi di kediamannya. Namun, ia berharap anggaran itu dipakai dari dana operasional gubernur yang mendapat kucuran fulus cukup besar.

"Ini kan secara legal bisa apakah dia pakai dana operasional dia, operasional celahnya. Pengadaan langsung enggak apa-apa kalau dia pakai dana operasional," jelasnya.

Rencana pengadaan lift di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tertera pada sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan anggaran sebesar Rp 750,2 juta.

Setelah ditelusuri di situs APBD DKI Jakarta, memang ada anggaran untuk renovasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp 2,43 miliar yang masuk ke dalam pos anggaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTR). Tapi, diperinciannya tak ada anggaran untuk pengadaan lift.

Saat dimintai konfirmasi ke Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku baru mengetahui adanya anggaran itu dari pemberitaan.

"Tidak ada. Kita tidak butuh renovasi sama sekali," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini