nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kampung Ambon Digerebek, Sandi: Kita Perang terhadap Narkoba

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 25 Januari 2018 12:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 25 338 1850008 kampung-ambon-digerebek-sandi-kita-perang-terhadap-narkoba-UbiACLDzaf.jpg Wagub DKI Sandiaga Salahudin Uno (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Polisi kembali menggerebek sebuah lokasi di Jalan Akik Permata, Cengkareng, Jakarta Barat terkait kasus peredaran narkoba. Dari lokasi yang dikenal sebagai Kampung Ambon itu petugas berhasil mengamankan sebanyak enam orang lantaran kedapatan mengkonsumsi sabu dan sejumlah barang bukti.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin uno menyatakan, akan terus berperang melihat peredaran barang haram itu di Ibu Kota. Pihaknya tak ingin narkoba semakin menggeliat berkeliaran di Jakarta.

 (Baca: Polisi Gerebek Kampung Ambon Terkait Kasus Narkoba)

"Iya ini fight against drugs dan kita lihat di referensi-referensi negara berkembang melakukan secara spartan dan full force menghadapi ancaman daripada narkoba," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018).

Politikus Partai Gerindra itu juga sudah menginstruksikan petugas BNNP DKI Jakarta untuk tak segan-segan melakukan penembakan kepada bandar narkoba yang melawan. Sebab ia tak ingin melihat petugas lembek hadapi peredaran barang haram tersebut.

 (Baca juga: Gerebek Kampung Ambon, 18 Kg Bahan Baku Narkoba Diamankan Polisi)

"Di Indonesia semua kita menyatakan perang terhadap narkoba dan kita sudah canangkan semua kepada BNN Provinsi DKI kemarin bahwa untuk bandar yang lawan, kita langsung 810-kan(kode untuk istilah tewas)" tegasnya.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada aparat kepolisian untuk lebih waspada dengan modus-modus baru dari para bandar. Sebab, semakin hari tipu daya mereka kian lihai untuk mengelabui para petugas.

"Setiap ada tawuran itu sekarang terindikasi ada mercon dan sebagainya bahwa itu pengalihan perhatian terhadap adanya shipment yang masuk terhadap narkoba. Jadi masyarakat semua harus waspada," pungkasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini