nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Diwarnai Kejar-Kejaran, Pemuda Bersamurai Ditangkap di Sawah Besar

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 12:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 26 338 1850510 sempat-diwarnai-kejar-kejaran-pemuda-bersamurai-ditangkap-di-sawah-besar-jg6AGZQioh.jpg ilustrasi

JAKARTA – Seorang anak buah kapal (ABK) Sungkarnain diringkus anggota Satuan Reskrim Polsek Sawah Besar lantaran kedapatan membawa sebilah samurai jenis wakizashi di Jalan Kartini Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Eka Baasith mengatakan, pemuda yang berdomisili di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, ini awalnya terjaring saat pihak kepolisian sedang melakukan Operasi Cipta Kondisi di kawasan tersebut, pada Kamis (25/1/2018).

"Saat itu anggota Polsek Sawah Besar Jakarta Pusat sedang melaksanakan Operasi Cipta Kondisi di Jalan Kartini," katanya melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (26/1/2018).

Saat menjalankan operasi tersebut, Kanit Reskrim AKP Bambang menaruh curiga pria kurus yang menumpangi motor Honda Beat bernomor polisi A 3923 GR.

"Dari kejauhan petugas sudah curiga," singkatnya.

Namun, saat mendekati polisi yang tengah razia, pemuda itu putar balik. Saat pemuda putar balik, para petugas langsung mengejarnya.

"Sempat kejar-kejaran, kita kejar karena kita sudah curiga. Kemudian dia memutar balik dan menghindar dari pemeriksaan," tuturnya.

Karena merasa terpojok, akhirnya pelaku menyerah dan menghentikan laju sepeda motornya. Saat dilakukan pemeriksaan, di tas pelaku ditemukan samurai yang panjangnya berkisar antara 30-60 cm dan bentuknya sangat mirip dengan samurai jenis katana.

"Saat dilakukan pemeriksaan pelaku kedapatan membawa senjata tajam di dalam tas ranselnya berupa samurai," bebernya.

Karena tidak bisa menjawab pertanyaan petugas atas kepemilikan senjata tajam yang mematikan ini, Sungkarnain dibawa ke Mapolsek Sawah Besar untuk diperiksa lebih lanjut.

"Dilanjutkan ke Polsek Sawah Besar guna pengusutan lebih lanjut," lanjutnya.

Sementara itu, menurut Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan Sungkarnain terancam akan dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat No 12 tahun 1951.

"Masuk ke UU Darurat," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini