Tukang Becak dari Luar Daerah Dilarang Narik di DKI!

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 26 Januari 2018 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 338 1850573 tukang-becak-dari-luar-daerah-dilarang-narik-di-dki-R8lAm3dmxL.jpg ilustrasi

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno tak mengizinkan pengayuh becak dari luar Jalarta untuk mencari nafkah di Ibu Kota, kendati sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan kembali mengizinkan kendaraan roda tiga itu untuk beroperasi di jalanan Jakarta.

"Enggak boleh (becak dari daerah lain ke Jakarta). Sekarang becak sudah dikunci (jumlahnya), angkanya sudah jelas. Yang dari luar (daerah), kami batasi," kata Sandi di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2018).

Namun, soal jumlah becak di Jakarta, Sandiaga tidak menyebutkan lebih rinci. Sandi berdalih kalau pihaknya sudah memiliki data dan itu tersebar di beberapa wilayah Ibu Kota.

(Baca Juga: Penjelasan Gubernur DKI soal Pengopersian Becak di Jakarta)

Politikus Partai Gerindra itu mewanti-wanti para penarik becak dari daerah agar tak datang ke Jakarta. Sebab, bila mereka masih nekat datang, pihaknya tak akan segan untuk memulangkan ke daerah asalnya. "Kami tahan, kami pulangkan lagi," tegasnya.

Pihaknya pun sudah menyiapkan pelatihan kepada penarik becak yang ada di Jakarta. Sehingga, nantinya mereka bisa melayani para wisatawan dengan baik. Sebab, tujuan Pemprov DKI mengaktifkan kembali becak, salah satunya sebagai penunjang wisata di Ibu Kota.

"Mungkin salah satunya adalah pelatihan standar pelayanan, olahraga, gimana cara genjot yang bagus," jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih melakukan perumusan ihwal pengaturan pengoperasian becak. Sebab, bedasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum becak dilarang di melintas di jalan Jakarta.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini