Share

Becak di Jakarta Ditempeli Stiker, Hanya untuk yang Punya KTP DKI

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 26 Januari 2018 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 338 1850798 becak-di-jakarta-ditempeli-stiker-hanya-untuk-yang-punya-ktp-dki-KcqeIgB6sP.jpg Salah satu becak yang ada di Jakarta. (Foto: Taufik/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melarang keras pengayuh becak dari luar daerah beroperasi di Jakarta. Mereka pun sudah merencanakan pemasangan stiker bagi becak yang sudah mendapatkan izin.

Anies mengatakan, pihaknya melarang pengayuh becak dari luar daerah mencari nafkah di Ibu Kota, sesuai dengan permintaan dari para pengayuh becak. "Dan apa yang terjadi becak-becak yang di sini pun menolak (becak pendatang), jadi kita cepat dapat laporan karena becak yang ada di sini pun tidak menghendaki kedatangan becak baru," kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku telah menginstruksikan jajaran Satpol PP untuk mengawasi oknum yang hendak mengirim becak ke Jakarta. Pihaknya tak segan-segan menyita kendaraan roda tiga itu jika ada oknum bandel.

(Baca juga: Kisah Pengayuh Becak dan Harapan Mengaspal Lagi di Ibu Kota)

"Satpol PP itu memantau dan mereka sempat mendapatkan ada beberapa becak yang kemudian belum sampai turun truknya disuruh kembali, itu kira-kira hari Selasa," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pihaknya hanya mengizinkan penarik becak yang memiliki KTP DKI Jakarta. "(Becak) enggak boleh nambah, itu sudah dikunci. Hanya untuk yang KTP DKI," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2018).

Selain itu, kata Sandi, pihaknya juga bakal memberikan tanda becak yang diizinkan beroperasi di jalan kampung Jakarta dengan menempelkan stiker di badan kendaraan roda tiga tersebut.

"(Iya) dikasih stiker, kita pastikan bisa teridentifikasi," ujar Sandi.

(Baca juga: Tukang Becak dari Luar Daerah Dilarang Narik di DKI!)

Diberitakan sebelumnya, Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengaku telah mengusir truk pembawa becak dari luar Jakarta. Ia mengatakan, berdasarkan intruksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Jakarta tak menerima penarik becak dari luar kota.

"Baru mobil sama becak, 1 truk lebih dah," kata Yani saat dihubungi wartawan, Jumat (28/1).

Becak, Moda Transportasi yang Diwacanakan untuk Dihidupkan Kembali oleh Gubernur DKI

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi Selasa, 23 Januari 2018. Ia tak merinci berapa jumlah becak dalam truk tersebut. Pihaknya mengusir truk itu saat melintas di kawasan Bandengan, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

"Sementara kita usir supaya balik. Kita arahkan balik lagi ke kampungnya. Masuk sekali lagi kita sita," pungkasnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini