Pemprov DKI Sosialisasikan Pergantian Jalan Mampang Raya Menjadi Jalan Jenderal Besar AH Nasution

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 30 Januari 2018 00:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 30 338 1851934 pemprov-dki-sosialisasikan-pergantian-jalan-mampang-raya-menjadi-jalan-jenderal-besar-ah-nasution-zfEPuJ2tUT.jpg Surat edaran sosialisasi pergantain nama jalan mampang (Foto: Ist)

JAKARTA – Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan ada usulan perubahan nama Jalan tembusan Rasuna Said hingga ke Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan. Ia menyebutkan, usulan itu datang dari ikatan keluarga Nasution yang menginginkan kawasan itu menjadi nama Jalan Jenderal Besar DR. A.H. Nasution.

“Iya, itu dari ikatan keluarga Nasution mengusulkan supaya Jalan Buncit Raya diberikan nama Jendral purn Nasuition,” kata Tri saat dihubungi , Senin 29 Januari 12018.

Ia menerangkan, jalan yang dimaksud itu dari proyek Underpass, Mampang hingga ke Kementerian Pertanian. Pihaknya telah menyurati Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk menindaklanjuti usulan tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan tak bisa memutuskan perubahan nama itu tanpa ada persetujuan dari Pemprov DKI. Sebab, itu sudah masuk kedalam kewenangan provinsi, pihaknya hanya sebatas memberikan usulan saja. Nantinya, lanjut dia, sebelum melakukan perubahan nama itu akan diadakan sidang yang dilakukan oleh Pemprov.

“Jadi, iyaa (gubernur yang ACC). Iya sidang provinisi. Ini cuma mengkaji aja, keputusan ada di provinsi,” pungkasnya.

Jalan yang diusulkan berubah nama itu dari Jalan H Rasuna Said, Jalan Mampang Prapatan, Jalan Warung Jati Barat, sampai ke perbatasan Jalan TB Simatupang.

Sebelumnya beredar surat edaran tentang sosialisasi pergantian nama jalan Mampang Raya. Dalam surat berkop Kelurahan Mampang Prapatan itu, diterangkan bahwa sosialisasi sebagai tindak lanjut dari instruksi dari Wali Kota Jakarta Selatan.

Sebagaimana dituliskan dalam surat yang ditandatangani oleh Lurah Mampang Prapatan akan ada perubahan nama jalan terusan mulai dari Jalan Rasuna Said (Kuningan), yakni perbatasan Jalan Gatot Soebroto, jalan Mampang Raya, Jalan Buncit Raya (jalan Warung Jati Barat), sampai dengan perbatasan Jalan Letjen TB Simatupang. Surat tersebut menyatakan sosialisasi akan berlaku mulai tanggal 18 Januari hingga 18 Februari 2018.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini