nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi SP3 Kasus Pencemaran Nama Baik kepada Pengembang Reklamasi

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 13:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 31 338 1852626 polisi-sp3-kasus-pencemaran-nama-baik-kepada-pengembang-reklamasi-M3rcvpG4hw.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya resmi menghentikan kasus dugaan pencemaran yang menjerat pelaku dengan inisial W, yang menyebarkan video ricuh reklamasi pulau di Teluk Jakarta, antara konsumen dengan pengembang Golf Island.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kasus tersebut dihentikan karena pengembang reklamasi pulau sekaligus pihak pelapor telah mencabut laporannya di kepolisian

"Sudah dicabut kok, SP3. Sejak tiga sampai empat hari yang lalu," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (31/1/2018).

(Baca Juga: Sekjen Bang Japar Tolak Beri Penjelasan Terkait Dugaan Ancaman ke Wantimpres)

Argo menjelaskan, alasan pihak pengembang mencabut laporannya karena kedua belah pihak sepakat berdamai setelah W yang sempat ditahan itu meminta maaf, dan pihak pelapor telah memaafkan sekaligus memutuskan tidak melanjutkan kasusnya.

"Iya, sudah minta maaf," tutur mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Sebelumnya, W ditangkap polisi 11 Desember 2017 atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap pengembang reklamasi pulau di Teluk Jakarta. Ia ditangkap setelah dilaporkan oleh seorang pengacara bernama Lenny, kuasa hukum pengembang.

(Baca Juga: Sekjen Bang Japar Menolak Diperiksa Polisi)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini