nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumen Reklamasi Resmi Ditahan karena Ribut dengan Pengembang

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 02 Februari 2018 19:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 02 338 1853957 konsumen-reklamasi-resmi-ditahan-karena-ribut-dengan-pengembang-Qv9yF2AU4b.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) telah resmi menahan Lucia Liemesak (54), seorang konsumen reklamasi PT Kapuk Naga Indah (PT KNI) salah satu anak perusahaan PT Agung Sedayu Group. Lucia ditahan sebagai tersangka kasus pencemaran dan fitnah terhadap pegawai PT KNI.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, penahanan Lucia dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka atas laporan pegawai PT KNI bernama Siti Khusnul Khotimah melalui kuasa hukumnya, Lenny Marlim.

"Benar ditahan, sesuai KUHP 20 hari, per tanggal 2 Pebruari," ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

 (Baca: Ribut dengan Pengembang, Konsumen Pulau Reklamasi Ditetapkan Tersangka)

Mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu menjelaskan alasan polisi memutuskan melakukan penahanan terhadap Lucia. Selain untuk mempermudah penyidik, penyidik khawatir yang bersangkutan akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Takutnya melarikan diri, mengulangi perbuatan," kata Argo.

Lucia merupakan konsumen pulau PT KNI, properti yang dibangun diatas pulau C dan D Reklamasi Teluk Jakarta. Ia dilaporkan oleh Lenny, karena sempat marah-marah dan melontarkan kalimat yang mengandung pencemaran nama baik saat mencari kejelasan kepada pegawai PT Kapuk Naga Indah.

 (Baca juga: Polisi SP3 Kasus Pencemaran Nama Baik kepada Pengembang Reklamasi)

Cekcok mulut Lucia itu di video dan disebarkan hingga viral oleh seorang berinisial W, sehingga Lenny juga melaporkan W. Kemudian W ditangkap polisi pada 11 Desember 2017 meski kasus itu akhirnya dihentikan karena pihak pelapor mencabut laporannya setelah berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini