nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hotman Tanya Kebijakan Becak Terkait Pemilu 2019, Sandi: Enggak Mikir ke Situ

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 03 Februari 2018 12:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 03 338 1854197 hotman-tanya-kebijakan-becak-terkait-pemilu-2019-sandi-enggak-mikir-ke-situ-LIw1DvumbG.jpg Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno ngopi bareng Hotman Paris di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/2/2018). (Foto: Taufik Fajar/Okezone)

JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, ngopi bareng bersama warga Jakarta di kedai kopi Jonny, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/2/2018).

Berdsarkan pantauan Okezone, saat ngopi bareng itu Sandiaga Uno menerima keluhan dari warga. Tak ketinggalan Hotman Paris bertanya kepada Sandi mengenai kebijakan soal becak di Ibu Kota. Ia juga mengatakan apakah kebijakan itu ada hubungannya dengan Pemilu 2019.

"Aku ada pertanyaan kunci, ini agak susah dijawab. Semoga Wagub menjawab. Ini dari kelas menengah ke atas. Kenapa tiba-tiba becak diizinkan. Apakah ini mau mengejar Pemilu 2019? Apakah murni ketulusan cinta rakyat susah? Atau memang 2019 sudah mau pemilihan presiden? coba dijawab oleh pak Wagub," ujar Hotman kepada Sandiaga di kedai kopi Jonny, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/2/2018).

Sandi mengatakan, sekitar 500 pengemudi becak di Jakarta itu sudah berpuluh-puluh tahun. Selama itu, mereka belum merasakan peningkatan kesejahteraan.

"Jadi, kita harus berikan pelatihan, tidak melanggar kebijakan Perda dan lain sebagainya. Tapi kita ingin berikan pelatihan kepada mereka. Kita ingin mereka juga bisa naik kelas. Dalam hal ini, kita tidak mengejar politik, tapi mengejar keadilan. Kita ingin memberikan mereka kesempatan naik kelas juga," ujar Sandiaga.

(Wagub DKI Sandiaga Uno dan pengacara kondang Hotman Paris ngopi bareng di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto: Taufik Fajar/Okezone)

Hotman Paris mengapresiasi jawaban Sandiaga Uno. Ia pun kembali bertanya apakah ada peraturan yang dilanggar dari kebijakan becak tersebut. "Itulah jawabannya. Sangat mendongkrak harapan hidup. Untuk becak ini tidak ada aturan diterobos berarti," ungkapnya.

(Baca Juga: Wagub Sandi dan Hotman Paris Kompak Lari Pagi di Taman Jogging Kelapa Gading)

Sandiaga menanggapi pertanyaan itu dengan santai bahwa Pemprov DKI tidak menerobos kebijakan tentang becak itu. Ia menyinggung kedai kopi Jonny, di mana ada Perda yang mengatur, tapi mungkin terjadi pelanggaran.

"Tapi, kita tidak akan menambah jumlah becak apalagi yang dari daerah kita tindak tegas untuk menyatakan kita kunci angkanya tidak ada penambahan di jalan protokol," katanya.

(Baca Juga: Usai Lari Pagi, Sandiaga dan Hotman Paris Dengarkan Keluhan Warga di Kedai Kopi)

Hotman Paris menambahkan, jawaban dari Sandiaga Uno barusan. Dari segi logika pengacara sangat logis. "Yaitu Kopi Johny melanggar, ratusan bahkan ribuan melanggar. Tapi, itu kebutuhan rakyat. Bagaimana jadi pemerintah harus mengakomodir. Jadi bukan ngejar pemilu 2019 kan?," tambahnya.

Sambil tersenyum Sandiaga pun menjawab pertanyaan Hotman Paris itu. "Tidak ada, malah tidak mikir ke situ," tutup Sandiaga sembari tersenyum.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini