Ada Saran Hentikan Swastanisasi Air, Sandiaga: Itu Masukan yang Baik

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 13 Februari 2018 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 13 338 1858683 ada-saran-hentikan-swastanisasi-air-sandiaga-itu-masukan-yang-baik-1WhUJxehX8.jpg Sandiaga Uno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komite Pencegahan Korupsi dalam Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan Pemerintah (TUGPP) Provinsi DKI Jakarta Bambang Widjojanto menyarankan untuk pembentukan Satuan Tugas Khusus untuk menghentikan swastanisasi air.

Menyikapi hal itu, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno akan menerima masukan itu. Sandiaga pun menyerahkan kewenangan pembentukan tersebut kepada Komite Pencegahan Korupsi untuk mengikuti keputusan Mahkamah Agung.

"Saya rasa itu masukan yang baik karena kami kan harus menjalankan putusan MA. Dan nanti bentuknya bagaimana saya sarankan kepada tim untuk memastikan bahwa kami akan mengikuti keputusan MA," kata Sandiaga di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin 12 Februari 2018.

(Baca: Tampung Aduan Warga Tunawicara soal Lapangan Pekerjaan, Sandi Gunakan Bahasa Isyarat

Politisi partai Gerindra ini juga mengatakan bahwa yang terpenting saat ini perlu memastikan kepada masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah untuk mendapatkan layanan dan akses air bersih. Agar nantinya masyarakat kelas menengah ke bawah juga mendapatkan air dengan harga murah.

"Memastikan layanan air bersih, akses air bersih, khususnya masyarakat di kelas menengah ke bawah bisa terbuka. Dan selanjutnya adalah bagaimana masyarakat menengah ke bawah ini mendapatkan air dengan harga yang murah," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui Mahkamah Agung mengabulkan gugatan warga negara untuk menghentikan swastanisasi air di Jakarta. Dalam putusan tersebut, MA memerintahkan Pemprov DKI Jakarta memutuskan hubungan kontrak pengelolaan air dengan PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini