Polisi Amankan Sajam dari Lokasi Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang

Chyntia Sami B, Okezone · Selasa 13 Februari 2018 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 13 338 1858841 polisi-amankan-sajam-dari-lokasi-pembunuhan-satu-keluarga-di-tangerang-O2lgfPmaLw.jpg Polisi membawa barang bukti dari kediaman korban yang ditemukan tewas berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6/5, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang. (Foto: Chyntia Sami B/Okezone)

TANGERANG – Jajaran Polres Metro Tangerang mengamankan sebuah senjata tajam (sajam) jenis belati di sekitar lokasi kejadian pembunuhan satu keluarga yang ditemukan dalam kondisi berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai II Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, selain mengamankan senjata tajam, pihaknya juga turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, yaitu baju dan selimut yang berceceran noda darah.

"Kita dapati juga senjata tajam yang ada bercak darahnya. Diduga ini merupakan alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi dan melukai nyawa keluarga tersebut," ujar Harry, Selasa (13/2/2018).

Tak hanya itu, pihaknya juga menemukan sebanyak 4 buah telepon seluler yang diduga milik korban. Keempat telepon seluler tersebut ditemukan dalam satu plastik di kediaman korban.

"Ada telepon seluler ditemukan dalam plastik. Ini akan jadi barang bukti tambahan," katanya.

(Baca Juga: Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Belum Dimakamkan)

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya dalam kondisi berpelukan pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sang ibu, Ema (40) ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian kepala dan wajahnya sambil memeluk kedua anaknya, yakni Nova (23) dan Tiara (12).

(Baca Juga: Lewati Masa Kritis, Korban Selamat dari Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Terus Beristigfar)

Sementara sang suami, Habib (60) ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di leher dan perut. Tubuh Habib yang terkapar lemas ditemukan di kamar yang berbeda dengan lokasi penemuan jasad sang istri beserta kedua anaknya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini