nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diresmikan Desember 2017, Bus Trans Patriot Kini Menghilang dari Jalanan di Bekasi

Djamhari, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 22:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 26 338 1865158 diresmikan-desember-2017-bus-trans-patriot-kini-menghilang-dari-jalanan-di-bekasi-EKAcufeYhL.jpg Bus Trans Patriot terparkir di area Stadion Chandrabaga, Bekasi. (Foto: Djamhari/Okezone)

BEKASI – Angkutan massal berupa bus Trans Patriot milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang baru diresmikan, pada 18 Desember 2017, diakui warga tidak pernah terlihat beroperasi di ruas jalan daerah tersebut.

Sebagian warga lain mengaku hanya sempat melihat bus itu beberapa waktu lalu. Namun, saat ini bus itu tak lagi tak terlihat beroperasi di ruas jalan Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi dan pantauan di lapangan, sebanyak 9 bus Trans Patriot yang digadang-gadang akan mengatasi kemacetan di Kota Bekasi, kini hanya tampak terparkir di area Stadion Chandrabaga, Kota Bekasi.

"Iya pernah denger aja sih ada angkutan baru di Kota Bekasi, tapi sampai sekarang enggak pernah lihat bentuknya kayak gimana," kata salah satu warga Kota Bekasi Agus (36), Senin (26/2/2018).

Menurut warga Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ini, dirinya yang sudah tinggal selama puluhan tahun di daerah itu hingga kini cuma lihat angkutan umum koasi berwarna oranye dan angkot sejenis minibus atau Elf jurusan Bekasi-Cikarang.

"Jujur saya enggak pernah lihat. Padahal saya sering beraktivitas di luar rumah, tapi emang enggak pernah lihat," ungkap bapak anak satu ini.

Sementara itu berdasarkan pengakuan warga lain, bernama Rahmawati (35) mengaku, kalau dirinya memang pernah melihat bus Trans Patriot itu beroperasi di ruas jalan protokol Kota Bekasi, tapi hanya sebentar karena sekarang sudah tidak pernah dilihatnya.

"Terakhir saya melihat bus beroperasi di Jalan Ir H Djuanda pada akhir 2017," kata Rahmawati, warga Harapan Jaya, Bekasi Utara Kota Bekasi.

Terkait “hilangnya” bus Trans Patriot itu, Rahmawati mengaku sangat menyayangkannya, padahal bus itu baru diresmikan dua bulan lalu. Menurut dia, bus ini bisa meringankan beban biaya perjalanannya dari Harapan Jaya menuju Terminal Bekasi.

"Kalau naik ojek online biayanya sekitar Rp10.000-12.000, sedangkan naik Trans Patriot biayanya Rp3.500 karena disubsidi pemerintah," ujar Rahmawati.

Meski demikian, Rahmawati mengaku belum pernah mencoba perjalanan dengan bus ini dari rumah menuju tempat kerjanya. Sebab dia baru mengetahui adanya bus ini setelah ramai di media dan terdapat halte khusus bus Trans Patriot.

"Saya tahu pas diuji coba pasca di-launching, tapi pas mau mencoba rupanya tidak ada. Jadinya saya tetap menggunakan ojek online," jelasnya.

Terpisah, Heri M (37) meminta kepada pemerintah agar konsisten terhadap kebijakan yang dibuat. Jangan sampai kebijakan itu dibuat setengah hati, karena yang merasakan dampaknya adalah masyarakat.

"Katanya sudah diresmikan, tapi sampai sekarang bus tidak dioperasikan. Halte juga terlihat kosong, justru dijadikan tempat ngetem oleh angkutan kota (angkot) di gerbang tol Bekasi Timur," kata Heri.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini