nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meresahkan Warga Pasar Rawamangun, Dinsos Amankan Orang Sakit Jiwa yang Kerap Bawa Sajam

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 27 Februari 2018 01:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 26 338 1865169 meresahkan-warga-pasar-rawamangun-dinsos-amankan-orang-sakit-jiwa-yang-kerap-bawa-sajam-1rSZUpv7zM.jpg (Foto: Suku Dinas Sosial Jakarta Timur)

JAKARTA – Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur mengamankan orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) yang membawa senjata tajam di Pasar Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (26/2/2018).

Petugas menindaklanjuti laporan dari petugas keamanan Pasar Rawamangun tentang adanya ODMK yang meresahkan warga itu.

Dalam laporan itu, warga sekitar pasar resah dengan keberadaan ODMK yang belakangan diketahui bernama Nano. Warga ketakutan dengan aksinya yang kerap membawa senjata tajam (sajam) berupa pisau atau golok agar permintaannya dituruti.

"Bapak Nano sering mengambil barang-barang dagangan orang lain dan sering minum kopi, rokok tidak bayar," ujar Agusmanto, salah satu Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Ketika dilakukan penjangkauan, petugas dengan hati-hati agar tidak terkena senjata tajam yang Nano miliki. Akhirnya, Nano berhasil diamankan agar tidak kembali meresahkan warga sekitar atau pengunjung Pasar Rawamangun.

"Memang berisiko ketika mengamankan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang membawa senjata tajam. Tapi kami berusaha agar segera mengamankannya," ungkap Agusmanto.

(Foto: Suku Dinas Sosial Jakarta Timur)

Dia menjelaskan, menurut keterangan yang ia dapat dari petugas keamanan pasar, Nano merupakan mantan pedagang kaki lima di pasar tersebut beberapa tahun yang lalu.

Namun, sekarang ini Nano malah menggelar dagangan busuk. Buah yang Nano jual tidak layak untuk dibeli. Petugas pun melihat langsung dagangannya sudah tidak layak untuk diperjualbelikan.

"Bapak Nano berasal dari Ujung Kulon. Sudah telusuri juga oleh keamanan pasar bahwa Pak Nano tidak punya sanak keluarga di sini dan tidak tahu juga tempat tinggalnya di mana," katanya.

Maka dari itu, saat ini Nano telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti ia akan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini