Pembangunan RPTRA Dihientikan, Anies-Sandi Disarankan Tetap Perbanyak Ruang Terbuka Hijau

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 06 Maret 2018 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 06 338 1868438 pembangunan-rptra-dihientikan-anies-sandi-disarankan-tetap-perbanyak-ruang-terbuka-hijau-1rjLOZDybP.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai bahwa dihentikannya pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) pada tahun 2019 lantaran Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno merasa tak diuntungkan secara politik.

"Dalam RPJMD DKI 2017-2022 tidak ada rencana pembangunan RPTRA baru (tidak menguntungkan secara politik bagi gubernur sekarang), sehingga bisa diperkirakan tidak akan ada anggaran untuk RPTRA ke depan, yang muncul adalah program baru Taman Pintar," papar Nirwono kepada Okezone, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Menurutnya, sejak awal pembangunan RPTRA dirancang bukan merupakan program yang lahir dari pemeritnah daerah (Pemda) DKI atau Dinas.

(Baca Juga: Anies-Sandi Setop Pembangunan RPTRA di 2019)

RPTRA sendiri merupakan salah satu program unggulan dari mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sehingga, kata Nirwono, dengan adanya hal itu, Anies-Sandi tidak melanjutkan pembangunan tersebut. "Ganti gubernur ganti kebijakan. Sehingga tidak heran pembangunan RPTRA tidak menjadi unggulan gubernur sekarang," tutur Nirwono.

Meskipun begitu, Nirwono memberikan masukan kepada pemimpin di Ibu Kota itu. Menurutnya, Pemda harus segera memperbanyak untuk membentuk dan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta.

Nirwono menambahkan, RTH memiliki fungsi yang cukup banyak, antara lain, ekologis seperti sebagai daerah serapan air, pengendali banjir, penyerap polutan, peredam kebisingan. Nirwono mengklaim, RTH lebih banyak manfaatnya dibandingkan RPTRA.

"RPTRA bukan atau tidak sama dengan RTH. RPTRA berfungsi ruang publik untuk berinteraksi sosial. RTH juga berfungsi ruang publik, tetapi penekanan lebih pada fungsi," tutur dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini