nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sidak Pengelolaan Sumur Resapan, Anies: Banyak Ketentuan Tak Ditaati Hotel Sari Pan Pacific

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 17:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 12 338 1871576 sidak-pengelolaan-sumur-resapan-anies-banyak-ketentuan-tak-ditaati-hotel-sari-pan-pacific-PDPDqm7cqo.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sidak pengelolaan sumur resapan Hotel Sari Pan Pacific.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan pengecekan pengelolaan sumur resapan ke Hotel Sari Pan Pacific, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018). Usai melihat lubang pembuangan limbah dan pompa air, ia cukup menyesalkan ternyata hotel bintang lima itu tak memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Mantan Menteri Pendidikandan Kebudayaan itu bakal melakukan pengawasan secara ketat terhadap hotel tersebut. Hal itu untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang semakin parah.

"Jadi, kita selesai melakukan pemeriksaan di sebuah hotel di Jalan Thamrin. Di sini terlihat banyak sekali ketentuan-ketentuan bahkan ketentuan perundangan yang tidak ditaati," kata Anies di lokasi.

Anies mengatakan telah memeriksa sumur resapan. Tetapi, ternyata tempat ini yang seharusnya memiliki sumur resapan tidak ada sumur resapannya.

"Itu sudah mendasar sekali. Jadi air yang digunakan di hotel ini dialirkan keluar dan menyumbang pada banjir kalau sedang ada hujan yang deras. Karena apa? Karena bukan dimasukkan dalam tanah," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Anies, pihaknya juga menemukan instalasi pengelolaan air limbahnya, yang ditemukan tidak menjalankan prosedur yang telah ditetapkan.

(Baca Juga: Cek Pengelolaan Sumur Resapan, Anies Sambangi Hotel Sari Pan Pacific)

"Ditemukan tadi ketentuan-ketentuan kita yang menyangkut prinsip-prinsip dasar pengelolaan limbah itu tidak dijalankan. Nanti detailnya akan dijelaskan," ujarnya

Lebih lanjut ia menjelaskan, izin yang dimiliki menyangkut pengambilan Air ini dinilai sudah kedaluwarsa.

(Baca Juga: Sidak Gedung Bertingkat, Anies: Yang Kuat & Besar Harus Taat Aturan!)

"Di sini izinnya surat izin pengambilan air SIPA itu terakhir tahun 2013 sudah tidak berlaku lagi. Sudah kedaluwarsa. Dan peletakkan alat-alatnya, alat ukur dan lain-lain tidak sesuai dengan ketentuan," tukasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini