Share

Hadapi Pilpres 2019, Seleksi Calon Komisioner KPU DKI Jakarta Diperketat

Chyntia Sami Bhayangkara, Okezone · Selasa 20 Maret 2018 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 20 338 1875263 hadapi-pilpres-2019-seleksi-calon-komisioner-kpu-dki-jakarta-diperketat-RkePePNY4a.jpg Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU DKI Jakarta, Siti Zuhro (foto: Chyntia SB/Okezone)

JAKARTA - Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memperketat tahapan seleksi para calon anggota dan komisioner untuk periode 2018-2023. Hal tersebut guna mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang ada pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU DKI Jakarta, Siti Zuhro mengatakan, pengalaman KPU DKI Jakarta pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 lalu cukup memberikan banyak pelajaran baginya.

"Pada Pilgub 2017 lalu, KPU DKI Jakarta sangat teruji. Banyak isu-isu yang di luar demokrasi. Oleh karenanya, kita lebih meningkatkan seleksi calon anggota ke depan. Kami inginkan KPU mendatang, para anggota komisioner mau mendedikasikan dirinya untuk keberlangsungan DKI Jakarta," ujar Siti di Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta (foto: Chyntia/Okezone)

Terlebih, pada Pilpres 2019 mendatang KPU DKI Jakarta juga diyakini akan kembali menghadapi beragam tantangan besar. Maka, integritas dari para anggota menjadi modal utama untuk menggerakkan roda penyelenggara demokrasi di Jakarta khususnya.

"Bentuk perketat seleksi kami berlakukan dengan melakukan tracking atau rekam jejak terhadap calon komisioner. Kita telusuri apakah benar peserta bekerja di institusi A, bagaimana perilakunya, apakah dia seorang partisipan tertentu, sampai mengkonfirmasi ke rekan atau orang terdekat secara random. Ini semua tentunya sangat diperlukan untuk memastikan bahwa peserta adalah yang terbaik," ungkap Siti.

Hingga kini, Tim Seleksi Calon Anggota KPU DKI Jakarta telah berhasil menyaring 40 orang dari total 82 pendaftar. Pihaknya menerapkan serangkaian tahapan penyaringan yang dilakukan sejak 7 Februari 2018 lalu guna mendapatkan 14 besar anggota komisioner terbaik.

Tahapan seleksi tersebut meliputi, tahapan seleksi administratif, tes tertulis dengan model CAT, tes psikologi yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, tes kesehatan bekerjasama dengan Polri dan terakhir adalah tes wawancara sebagai penentuan akhir.

"Saat ini para peserta sedang menjalani tes kesehatan. Kami berkomitmen terus untuk melakukan seleksi sebaik mungkin tanpa keberpihakan pada siapapun untuk mencari anggota yang berintegritas tinggi. Nanti hasil seleksi diumumkan pada 9 April 2018 mendatang," tandasnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini