nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandi Pastikan Pergantian Kadis di Pemprov DKI Tak Berdasarkan Like And Dislike

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 21 Maret 2018 19:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 21 338 1876072 sandi-pastikan-pergantian-kadis-di-pemprov-dki-tak-berdasarkan-like-and-dislike-dmiwZlZ15g.jpg Sandiaga Uno (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno memastikan kalau penggantian kepala dinas yang dilakukan nantinya tak berdasarkan unsur suka atau tidak suka kepada seseorang. Pihaknya memiliki kriteria dan penilaian tersendiri untuk menempatkan seseorang di suatu jabatan.

Untuk mengganti posisi seseorang maka dibutuhkan sebuah proses panjang. Tak akan ada sebuah proses penggantian jabatan yang asal-asalan. Pengisian jabatan di lingkungan Pemprov harus dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai prosedur.

"Tidak ada like and dislike. Enggak ada yang ujuk-ujuk, semuanya melalui assessment," kata Sandi di Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018).

 (Baca: Tinjau Underpass Mampang, Sandi Pastikan Keamanan Pipa Gas dan Air)

Ia meminta kepada seluruh kepala dinas tak khawatir bakal kehilangan jabatan yang ia emban sekarang. Pihaknya meminta agar mereka bekerja saja secara benar dan membawa perubahan untuk Ibu Kota.

Sandi menambahkan, berdasarkan pengalaman dirinya memegang suatu perusahaan, maka pergantian jabatan harus dilakukan secara profeional. Pihaknya bakal menempatkan seorang di jabatan yang tepat.

"Nanti dalam satu bulan ke depan (pembicaraan penggantian posisi kadis). Karena kami sesuai dengan ketentuan belum bisa mulai membicarakan ini," imbuhnya.

Sandi mengaku bakal menggunakan waktu hingga pertengahan April nanti untuk melihat kinerja para kepala dinas. Sehingga, tak akan ada proses penggantian tanpa ada seleksi yang ketat.

 (Baca juga: Pemprov DKI Seleksi Anggota TGUPP Bidang Pesisir dan Ekonomi)

"Baru pertengahan April, ini yang akan kita gunakan kesempatan ini untuk me-review, itu saja," imbuhnya.

Sandi menutup kegiatan Diklat Capacity Building untuk para pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI. Menurutnya, itu merupakan salah satu cara pihaknya dalam melihat kinerja dari para pegawai.

"Ya, referensi tapi bukan artinya yang menang terus peluangnya lebih baik, enggak. Dari Diklat ini tentang talenta kita, mapping-nya, terhadap kekuatan strength dari masing-masing pimpinan," pungkasnya.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini