nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Penertiban Alexis, Anies Imbau SKPD Tutup Mulut

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 24 Maret 2018 05:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 24 338 1877253 soal-penertiban-alexis-anies-imbau-skpd-tutup-mulut-fzt1h6tHyJ.jpg Hotel Alexis. Foto Antara/Galih Pradipta

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengingatkan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk tak memberikan keterangan kepada awak media perihal penutupan Hotel Alexis, Jakarta Utara. Hal tersebut bertujuan untuk tak menimbulkan kesimpangsiuran informasi yang muncul ke publik.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menerangkan, pihaknya bakal memberikan keterangan secara gamblang bila kajian yang diteliti telah selesai.

"Hal ini saya handle semuanya supaya disiplin. Saya paparkan semuanya ketika sudah siap. Sekarang saya yang bicara, bukan dilarang, betul (lewat satu pintu)," ungkap Anies di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jum'at (23/2/2018).

Melihat Lebih Dekat Ruangan-Ruangan di Hotel dan Griya Pijat Alexis

Anies menjelaskan, pihaknya mengambil langkah tersebut lantaran Satpol PP telah salah ambil kebijakan sebelumnya. Menurutnya, dengan mengerahkan 325 personel termasuk dari polisi dan TNI itu adalah tindakan yang berlebihan.

"Sudah itu keliru, ditambah lagi seakan-akan Pemprov DKI akan melakukan itu (penertiban)," imbuhya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya telah mengambil sikap untuk mendisiplinkan oknum yang diduga menyebarkan surat edaran penutupan Alexis tersebut. Namun, itu bukan berarti pihaknya melakukan pemecatan terhadap yang bersangkutan.

"Mendisiplinkan berbeda dengan menghukum, mendisiplinkan membuat sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Anies menilai bocornya surat edaran penutupan Hotel Alexis merupakan contoh ketidakdisiplinan organisasi yang ada di Pemerintah Provinsi Jakarta.

Menurutnya rencana penutupan Hotel Alexis tersebut yang masih dipersiapkan. Namun kini telah tersebar luas.

"Ini adalah contoh ketidakdisiplinan organisasi. Jadi sesuatu yang harusnya disiapkan sampai tuntas, ternyata difoto, dikabarkan dan beredar," kata dia, kemarin.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini