nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengecam Arogansi Petugas Keamanan Hotel Alexis kepada Wartawan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 24 Maret 2018 06:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 24 338 1877259 mengecam-arogansi-petugas-keamanan-hotel-alexis-kepada-wartawan-AqJgUPJyRV.jpg Hotel Alexis. Foto Antara/Galih Pradipta

JAKARTA - Surat Pemprov DKI Jakarta perihal penutupan seluruh unit usaha di Hotel Alexis, Ancol, Jakarta Utara, berbuntut panjang. Riuh rendah di kalangan Pemprov sempat terjadi karena bocornya surat penindakan tersebut.

Tak ayal, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan ikut geram karena bocornya informasi ini. Berulang kali Anies menyebut kata 'disiplin' ataupun 'ketidakdisiplinan' di tengah amarahnya tersebut.

“Ini adalah contoh ketidakdisiplinan organisasi. Jadi, sesuatu yang harusnya disiapkan sampai tuntas, ternyata di foto, dikabarkan dan beredar,” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Melihat Lebih Dekat Ruangan-Ruangan di Hotel dan Griya Pijat Alexis

Setelah isu ini menjadi perhatian publik, media massa pun mulai menyoroti obyek perkara yang akan ditutup Pemprov, yakni Hotel Alexis. Celakanya, seorang wartawan media daring, Adi Wijaya, justru mendapatkan perlakuan intimidatif dari oknum keamanan hotel saat melakukan peliputan.

Mulanya, Adi mendatangi Hotel Alexis untuk melakukan peliputan. Sesampainya di TKP, ia berjumpa dengan petugas keamanan yang menanyakan identitas dirinya. Adi pun menunjukkan kartu identitasnya beserta ID Pers.

Melihat Lebih Dekat Ruangan-Ruangan di Hotel dan Griya Pijat Alexis

Belum puas dengan hal itu, oknum keamanan Hotel Alexis kemudian diduga menipu Adi Wijaya. Alih-alih ingin diantarkan ke pihak Humas Hotel Alexis, Adi justru di bawa ke pos sekuriti. Ddi pos tersebutlah Adi diduga diintimidasi dan diperlakukan tidak menyenangkan.

"Tapi, saat saya ikuti ternyata dibawa ke pos pintu keluar Alexis. Di sana bukannya ketemu Humas malah bertemu sekuriti tak berseragam. Ada 8 orang. Di sana saya dicecar pertanyaan tendensius ke arah intimidasi," kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Jumat 23 Marrt 2018.

Bahkan, lanjut dia, delapan sekuriti berseragam itu tidak percaya dengan pengakuannya sebagai wartawan, justru ia dipaksa mengaku sebagai anggota polisi. Padahal, ia sudah menunjukkan ID Pers.

"Waktu itu oleh dia enggak boleh keluar. Saya 1 jam di sana, bisa keluar saat ada wartawan juga yang ke sana. Saat itu ada tiga orang wartawan, 2 orang lagi saya minta tolong hubungi wartawan lainnya kalau saya di sana, jadi yang ke pos hanya saya. Kekerasan fisik enggak ada, tapi intimidasi saja," ungkap Adi.

Atas hal itu, ia melaporkan oknum petugas keamanan Hotel Alexis ke Polda Metro Jaya. Laporan Adi itu diterima polisi dengan nomor LP/1601/III/2018/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 23 Maret 2018. Dalam laporan itu terlapor masih lidik dan terancam dijerat Pasal 18 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Kecam Arogansi Petugas Keamanan Hotel Alexis

Ketua Forum Wartawan Polri (FWP), Naek Pangaribuan, mengecam tindakan yang dilakukan oknum sekuriti Alexis terhadap wartawan media daring Andi Wijaya. Menurut Naek, pada saat itu Adi sudah jelas tengah menjalankan tugas jurnalistiknya, yakni meliput kegiatan penutupan tempat hiburan tersebut pada Kamis, 22 Maret 2018.

"Selayaknya polisi melakukan pemeriksaan terhadap oknum sekuriti tersebut. Karena siapa saja yang menghalangi-halangi tugas jurnalis bisa dijerat dengan UU Pers No.40 tahun 1999. Bukan itu saja, Adi juga mendapat perlakuan intimidasi yang bisa dijerat pasal 333 KUHP," ujar Naek melalui keterangan persnya.

Melihat Lebih Dekat Ruangan-Ruangan di Hotel dan Griya Pijat Alexis

Selain itu, FWP juga mendorong penyidik memanggil oknum sekeruti tersebut untuk diperiksa dan dilanjutkan kasusnya hingga ke pengadilan. Tujuannya tidak lain agar oknum itu mendapat efek jera agar kasus serupa tidak terulang.

"Hal ini supaya semua pihak mengerti tugas jurnalis untuk kepentingan publik dan fungsi pers bisa berjalan dengan baik, yaitu informasi, kontrol sosial dan mencerdaskan," pungkas Naek.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini