nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota Tim Kesehatan GNPF Dibegal di Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 27 Maret 2018 14:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 27 338 1878522 anggota-tim-kesehatan-gnpf-dibegal-di-bekasi-296kckUbav.jpg Ilustrasi Kasus Pembegalan (foto: Okezone)

BEKASI - Kasus penganiayaan dan pembegalan menimpa anggota tim kesehatan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Khoris Mendi (28), di samping Alfamart sekitar GOR Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu 25 Maret 2018 sekira pukul 20.00 WIB.

Korban warga Jalan RA Kartini, Gang Mawar 4, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dianiaya oleh pelaku begal, saat baru selesai melakukan olahraga futsal di wilayah Alexindo Bekasi.

Korban Pembegalan Bekasi, Khoris Mendi (foto: Wijaya/Okezone)

(Baca Juga: Polisi Buru Pembegal Anak Kapolrestabes Bandung)

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang berprofesi sebagai perawat itu menderita luka di daerah kepala bagian depan, hidung dan bibir, lantaran dipukul menggunakan benda tumpul. Sepeda motor korban merk Suzuki Spin, juga turut dibawa kabur pelaku.

Korban yang sudah tidak berdaya, lalu ditolong oleh warga yang sedang melintas, sambil menanyakan nomor telepon kerabat korban yang bisa dihubungi. Dan korban memberikan nomor rekannya di GNPF yang bernama Aris Ayas.

Setelah ditelepon warga, Aris pun datang ke lokasi kejadian dan langsung membawa korban ke RS Bhakti Kartini di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Menurut keterangan Aris, pihak korban sudah mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk membuat laporan. Namun dikarenakan korban belum bisa dimintai keterangan, maka laporan polisi terpaksa ditunda sampai korban bisa memberikan keterangan.

"Kita juga belum tahu persis. Karena untuk Laporan (LP) belum bisa dibuatkan, mengingat korban belum bisa dimintai keterangannya. Kita semua pun tidak ada yang tahu kejadian persisnya seperti apa," kata Aris kepada Okezone, Selasa (27/3/2018).

Terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengaku, pihaknya belum menerima laporan polisi terkait kasus dugaan penganiayaan yang menimpa korban Khoris Mendi.

"Tidak ada laporan polisi nya. Saya coba cek nanti ke Kapolsek," kata Indarto.

Korban Pembegalan Bekasi, Khoris Mendi (foto: Wijaya/Okezone)

(Baca Juga: Tukang Es Krim Keliling Jadi Korban Begal, Motor Dibawa Kabur)

Menurutnya, korban masih belum bisa dimintai keterangan, lantaran kondisinya yang belum membaik. "Yang bersangkutan belum dapat dimintai keterangan, tapi anggota sudah olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi," tegasnya.

Korban sendiri saat ini masih dirawat dan belum bisa diajak berkomunikasi. Sementara kasus sudah dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi Kota, untuk mencari identitas pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang itu.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini