nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diimingi Jajanan Rp2 Ribu, Kakek Bejat di Tangsel Cabuli 4 Bocah Sekaligus

Hambali, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 14:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 03 338 1881459 diimingi-jajanan-rp2-ribu-kakek-bejat-di-tangsel-cabuli-4-bocah-sekaligus-RF5F1IQR8H.jpg Ilustrasi

TANGERANG SELATAN - Seorang kakek lansia bernama Soleh (65), tega mencabuli 4 bocah perempuan sekaligus yang merupakan tetangganya sendiri di Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Aksi pencabulannya, diawali dengan mengiming-imingi 4 bocah malang itu dengan jajanan seharga Rp2 ribu dan uang sebesar Rp5 ribu untuk dibagi-bagi. Setelahnya, barulah kakek Soleh melampiaskan hasrat seksual kepada korban yang masing-masing berinisial, KYS (6), AL (6), KC (6), dan ICH (6).

Kejadian berlangsung pada Minggu 1 April 2018. Ketika itu, Kakek Soleh melihat bocah-bocah lugu tersebut tengah berada di dekat penjual makanan Papeda (bubur sagu). Entah setan mana yang merasukinya, hingga muncul niat bejat Soleh terhadap KYS, AL, KC dan ICH.

"Pelaku menghampiri korban, dan membelikan Papeda satu-persatu. Setelah itu, pelaku menyerahkan uang sebesar Rp5 ribu kepada keempat korban," terang AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel, Selasa (3/4/2018).

Selanjutnya, dikatakan Alex, usai memberikan jajanan dan uang kepada korban. Kakek Soleh lantas mengajak ke empat bocah ketempat sepi, lalu meremas-remas bagian payudaranya, bahkan memegangi alat kelamin korban secara bergilir.

"Kejadian itu kemudian diketahui oleh orangtua korban, dan dilaporkan kepada unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel," imbuh Alex.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 333 / K / IV / 2018 / SPKT / Res Tangsel tanggal 02 april 2018, beserta sejumlah bukti pendukung seperti hasil visum dan pakaian korban, petugas Unit PPA dibawah pimpinan Iptu Sumiran langsung membekuk pelaku dan menggelandanganya ke Mapolres Tangsel.

Polisi hingga kini masih memeriksa kejiwaan pelaku ke bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya. Sementara, pemeriksaan terhadap korban dilakukan dengan pendampingan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kemenkumham Banten, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan Orang Tua.

"Kita masih mengadakan Trauma Healing terhadap para korban, bekerjasama dengan Satgas Anti Kekerasan Anak Kota Tangsel," tukasnya.

Atas perbuatannya, Soleh dijerat dakwaan Pencabulan Terhadap Anak di bawah Umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 dan atau pasal 82 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini