Pasar Kemiri Muka Depok Akan Digusur, Nasib 2 Ribu Pedagang Terancam

Wahyu Muntinanto, Okezone · Rabu 04 April 2018 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 04 338 1881846 pasar-kemiri-muka-depok-akan-digusur-nasib-2-ribu-pedagang-terancam-dhzvM6aHNf.jpg Pedagang melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, (17/11/2016). (Foto: Arif Julianto/Okezone)

DEPOK – Pengadilan Negeri (PN) Depok berencana akan mengeksekusi lahan Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok. Eksekusi penggusuran tersebut rencananya dilakukan pada 19 April 2018.

Humas PN Depok, Teguh Arifiano, mengatakan proses eksekusi yang dilakukan PN Depok hanya melaksanakan delegasi dari PN Cibinong, Bogor yang telah memenangkan PT Petamburan Jaya Raya sebagai penggugat yang dianggap memiliki kuasa penuh atas lahan Pasar Kemiri Muka.

"Benar memang pasar kemiri muka yang ada di Beji akan eksekusi tanggal 19 April nanti," ucap Teguh Arifiano saat dihubungi, wartawan Rabu (4/4/2018).

Teguh menjelaskan, polemik Pasar Kemiri Muka telah mencuat sebelum PN Depok berdiri, sehingga proses persidangan dilakukan di Cibinong, Bogor.

“Perkara pokoknya ada di Bogor karena lokasinya di Depok, jadi kami yang melaksanakan eksekusinya,” ungkapnya.

“Saya lupa tanggal putusannya. Intinya kami hanya melaksanakan sesuai dengan prosedur hukum,” lanjut Teguh.

Sementara itu, kuasa hukum pedagang Pasar Kemiri Muka, Leo Prihardiansyah mengatakan, sebanyak ribuan pedagang Pasar Kemiri secara tegas menolak eksekusi penggusuran. Mereka berdalih lahan tersebut sudah ditempatinya selama puluhan tahun lalu.

"Ada kurang lebih sekitar 2.000 pedagang Pasar Kemiri Muka menolak rencana proses eksekusi lahan tersebut. Mereka sudah mengisi kios itu sejak 1990-an dan mereka menyewa,” tutur Leo saat dihubungi wartawan.

Terkait uang sewa yang dibayarkan ke pihak terkait, para pedagang menuntut Pemerintah Kota Depok ikut bertanggung Jawab. Untuk itu, para pedagang akan melayangkan gugatan ke PN Depok sebelum eksekusi.

"Pihak pedagang akan melakukan konsolidasi membahas hal ini. Pihak pedagang merasa dilangkahi, padahal mereka membayar dan sekarang mau digusur. Rencananya kami akan melayangkan gugatan ke PN Depok sebelum proses eksekusi," pungkasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini