Disomasi Ratna Sarumpaet, Kadishub DKI: Itu Hak Asasi Warga

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 09 April 2018 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 09 338 1884267 disomasi-ratna-sarumpaet-kadishub-dki-itu-hak-asasi-warga-zWfbmc75QY.jpg Kadishub DKI Jakarta Andri Yansah (Fadel/Okezone)

JAKARTA – Ratna Sarumpaet mengajukan somasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terkait penderekan mobilnya. Kepala Dinas Perhubungan DKI, Andri Yansah mengaku belum menerima surat somasi dilayangkan oleh aktivis sosial itu.

"Masalah somasi itu kita belum tahu. Belum lihat. Tapi kalau hal itu ditempuh, ya itu kan merupakan hak asasi manusia," kata Andri di Kantor Dishub DKI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan somasi kepada aparatur negara, sehingga yang dilakukan Ratna dianggap sesuatu yang wajar dan tak perlu dibesar-besarkan.

"Hak asasi warga untuk melakukan somasi atau melakukan keberatan atas tindakan yang dilakukan aparat. Tidak hanya aparat Dishub, tapi aparat apa saja. Itu hak warga," imbuhnya.

Ia menjelaskan, Dishub DKI akan mengambil hikmah dari kejadian itu. Nantinya, Dishub dapat memberikan secara gamblang soal peraturan yang berlaku, sehingga tak ada lagi warga yang mempersoalkan regulasi tersebut.

"Kan kita hikmahnya bisa memberikan kesempatan untuk memberi keterangan, kan gitu. Hak warga dan kewajiban pemerintah untuk menjelaskan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, perselisihan antara Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan Ratna Sarumpaet berawal dari penderekan mobil. Aksi penderekan mobil Ratna yang diduga parkir sembarangan oleh petugas Dishub DKI viral di media sosial.

Ratna lantas mensomasi Dishub DKI yang dianggapnya tak professional. "Petugas dinas perhubungan yang melakukan derek tidak menunjukkan identitasnya sebagai petugas dari seksi penegakan hukum Dishub DKI Jakarta yang diberi kewenangan sesuai dengan pasal 27 ayat 3 huruf c, pergub DKI Jakarta nomor 270 tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Perhubungan," kata Ratna Sarumpaet.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini