Soal Saham di Perusahaan Bir, Anies: Jakarta Tak Butuh Investasi Air Keras

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 09 April 2018 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 09 338 1884356 soal-saham-di-perusahaan-bir-anies-jakarta-tak-butuh-investasi-air-keras-teCQ3YoE5s.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan pihaknya tak akan berpikir dua kali untuk tak melepaskan sahamnya di PT. Delta Djakarta. Dirinya tak akan mengingkari janjinya yang pernah terucap pada masa kampanye Pilkada DKI lalu.

Menurutnya, Ibu Kota tak membutuhkan sebuah investasi dananya berasal dari sumber yang haram. Kata dia, lebih baik Jakarta itu berinvestasi untuk pemanfaatan air bersih.

"Jakarta itu jauh lebih membutuhkan kita berinvestasi kepada air bersih daripada air keras. Itu pasti tuh," kata Anies di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, pihaknya merasa keuntungan yang didapat dari perusahaan itu tak begitu signifikan. Sehingga, ia meyakini kalau itu tak berdampak kepada pemasukan pemerintah daerah.

"Kalau dibandingkan dengan lain enggak lah," tegasnya.

 (Baca: Pemprov DKI Akan Putuskan Nasib Saham di Perusahaan Bir Pada Akhir April)

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pihaknya bakal memutuskan rencana pelepasan saham di PT. Delta Djakarta setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) pada akhir April 2018. Namun, ia tak menegaskan apakah bakal melepas saham tersebut atau tidak.

"Sebentar lagi RUPS-nya akan dilaksanakan akhir April. Sekitar akhir April kita akan sampaikan pemikiran dari Pemprov soal kepemilikan kita di perusahaan tersebut," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 6 April 2018.

Seperti diketahui, saat masa kampanye Pilkada lalu, Sandiaga Uno berkomitmen menjual saham PT Pemprov DKI Jakarta kepada PT Delta Djakarta jika resmi terpilih dan mulai bekerja.

Sandi mengatakan, alasan menjual saham tersebut karena tidak sesuai dengan visi-misi yang ditanamkan bersama dengan Anies Baswedan. Langkah selanjutnya keduanya akan mencari orang yang ahli di bidang investasi agar dapat mengkaji rencanya.

"Alasan menjual saham bir karena tidak sesuai dengam visi-misi awal kami yaitu Maju Kotanya, Bahagia Warganya. Kami akan mencari orang yang ahli terlebih dulu dalam bidang investasi supaya dilihat dulu kemungkinan-kemungkinannya." ujarnya saat ditemui di acara penutupan Kongres Ekonomi Umat 2017 di Grand Sahid Hotel, Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 24 April 2017.

Pemprov DKI memiliki saham sebesar 26,25 % di PT Delta Djakarta Tbk. PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional. DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak tahun 1970.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini