Kronologi Penangkapan Pembunuh Pensiunan TNI di Pondok Labu

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 12 April 2018 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 12 338 1885899 kronologi-penangkapan-pembunuh-pensiunan-tni-di-pondok-labu-fpeYVjL2I2.jpg Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar saat konpers (foto: Harits/Okezone)

JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pembunuh pensiunan TNI AL Peltu (Purn) Hunaedi (83). Pelaku diketahui bernama Supriyanto (20).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menjelaskan perihal penangkapan Supriyanto. Berawal pihaknya mendapat laporan dari Polsek Cilandak bahwa ada keributan di daerah Pondok Labu, sekira pukul 01.00 WIB.

"Tim kita langsung ke lokasi kejadian, disana kita temukan dua orang sedang ribut," kata Indra di Polres Jaksel, Kamis (12/4/2018).

 

Saat mendatangi lokasi kejadian, pihaknya menemukan seorang pria yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan pembunuh Hunaedi, dimana sesuai dengan rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian, yakni terdapat tatto di kedua tangannya.

“Seketika itu juga diamankan karena kecurigaan jangan-jangan ada kaitan dengan Pondok Labu, lalu dibawa ke Polsek Cilandak dan akhirnya dibawa menuju Polres Jakarta Selatan,” terang dia.

 (Baca juga: Polisi Tangkap Pembunuh Pensiunan TNI di Pondok Labu)

Setelah diamankan polisi, pelaku sempat di intogerasi terkait adanya pembunuhan di Pondok Labu. Namun, pelaku sempat mengelak dan akhirnya setelah petugas terus menanyakan, hingga akhirnya ia mengaku membunuh pensiunan TNI AL itu.

“Dengan beberapa petunjuk dan fakta yang ditemukan, akhirnya yang bersangkutan berterus terang,” paparnya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita barang bukti 1 pisau, 1 buah jam tangan, 1 buah buff, 1 buah celana jeans hiram dan 1 buah brass knuckle. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini