nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Tempat Hiburan di Ibu Kota yang Dicabut Izinnya, Nomor 4 Disebut 'Surga Dunia'

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis · Jum'at 13 April 2018 09:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 13 338 1886048 5-tempat-hiburan-di-ibu-kota-yang-dicabut-izinnya-nomor-4-disebut-surga-dunia-UXozmLKRvC.jpg Petugas menemukan sabu cair saat menggerebek Diskotek MG. (Foto: Antara)

JAKARTA - Tempat hiburan malam (THM) salah satu lokasi yang dipilih oleh sebagian warga Ibu Kota Jakarta untuk menghilangkan penat setelah seharian bekerja. Tak sedikit pula dari tempat hiburan tersebut yang sengaja menyuguhkan berbagai fasilitas yang justru melanggar aturan, seperti narkoba dan prostitusi. Pelanggaran aturan itu kemudian berujung pada pencabutan izin usaha.

Teranyar, Pemprov DKI Jakarta mencabut izin Karaoke Sense International Executive Club di Mangga Dua Sqare, Pademangan, Jakarta Utara. Hal tersebut menyusul adanya penggerebekan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap para pengunjung karaoke pada Rabu, 11 April 2018 malam. Dari hasil pemeriksaan, 36 pengunjung diantaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Berikut Okezone merangkum 5 tempat hiburan pemuas warga Ibu Kota yang berujung pada pencabutan izin usaha.

1. Karaoke Sense International Executive Club

BNN menggerebek karaoke Sense International Executive Club di Mangga Dua Sqare, Pademangan, Jakarta Utara pada Rabu, 18 April 2018 malam. Dari hasil penggerebekan, petugas mengamankan sebanyak 36 pengunjung yang diduga menjadi pengedar narkotika. Mereka juga dinyatakan positif menggunakan narkotika.

(Baca juga: Sense Karaoke Terbukti Jual Narkoba, Anies: Pelanggarannya Jelas, Tinggal Eksekusi)

Satu hari berselang, Pemprov DKI Jakarta pun langsung mencabut izin usaha karaoke tersebut sebagai bukti keseriusan Pemprov DKI memerangi narkoba. "Kita harus tegas, sosialisasikan bahwa Jakarta ingin bersih dari narkoba," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di kawasan Mangga Dua Raya, Kamis (12/4/2018).

2. Diskotek MG International Club

BNN berhasil membongkar pabrik narkotika berkedok tempat hiburan malam atau diskotek di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat pada Minggu, 17 desember 2017 dini hari. Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, tempat produksi sabu di diskotek MG Internasional Club diduga telah beroperasi sejak lama dalam jumlah yang cukup besar.

Dari penggeledahan tersebut, BNN mengantongi sejumlah bukti alat-alat pembuatan berbagai jenis narkotika dan mengamankan sebanyak 120 orang yang dinyatakan positif menggunakan narkotika.

BNN Gerebek Diskotek MG, 120 Pengunjung Terindikasi Positif Konsumsi Narkoba

(Baca juga: Soal Diskotik MG, Anies: Jangan Coba-Coba Ikuti Polanya)

Keesokannya, Senin, 18 Desember 2017 Pemprov DKI Jakarta resmi mencabut izin daftar usaha pariwisata diskotek tersebut. "Jangan coba-coba mengikuti pola yang dikerjakan oleh MG ini. Jangan coba-coba, karena kami tidak akan memberikan toleransi. Kalau itu terjadi, langkah kami akan tegas," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

3. Diskotek Diamond

Pemprov DKI Jakarta resmi menutup Diskotek Diamond di Tamansari, Jakarta Barat pada Kamis, 16 November 2017 malam. Penutupan Diskotek Diamond merupakan buntut dari penangkapan politisi Partai Golkar, Indra J Piliang bersama dua orang rekannya di diskotek tersebut pada September lalu. Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika pada ketiganya, dari hasil pemeriksaan mereka dinyatakan positif menggunakan narkotika.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah alat bantu untuk menggunakan narkotika jenis sabu. Dari hasil penyelidikan kasus yang dilakukan Polda Metro Jaya, sedikitnya ada dua kasus penyalahgunaan narkotika yang terjadi di diskotek tersebut sepanjang tahun 2017.

4. Hotel Alexis

Pemprov DKI Jakarta telah resmi menutup operasional PT Grand Ancol alias Hotel Alexis, di Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, pada Rabu, 28 Maret 2018. Penutupan tempat hiburan yang berisi hotel, bar, karaoke dan live music tersebut lantaran ditemukannya pelanggaran berupa praktik prostitusi dan perdagangan manusia.

Kerahkan 30 Satpol PP Perempuan, Pemprov DKI Segel Hotel Alexis

Penutupan Alexis sebenarnya sudah diwacanakan sejak era kepemimpinan basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan, tempat tersebut pun kerap kali disebut sebagai ‘surga dunia’ lantaran menawarkan berbagai layanan pemuas para pengunjung yang datang.

(Baca juga: Puluhan Satpol PP Cantik "Ditahan" Bodyguard Hotel Alexis)

"Apa yang diindikasikan tentang praktik-praktik pelanggaran itu ditemukan bukti-bukti yang kuat telah terjadi. Bukan narkoba, yang narkoba kita tidak lihat, tetapi praktik prostitusi, praktik perdagangan manusia ditemukan di situ," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

5. T1 Sauna and Gym

Kepolisian Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap sebanyak 51 orang berjenis kelamin laki-laki sedang berpesta seks sesama jenis di T1 Sauna and Gym, harmoni, Jakarta Barat pada Jumat, 6 Oktober 2017 lalu. Dari total 51 orang yang diamankan, 7 orang di antaranya merupakan Warga Negara Asing.

Tak lama, izin usaha prostitusi gay berkedok gym dan sauna tersebut pun resmi dicabut. "Izin yang diberikan Pemda DKI adalah tempat gym. Jadi kami hentikan sementara terkait kasus kejadian yang kemarin," tutur Kasie Ops Satpol PP DKI Jakarta, Harry Apriyanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini