Marak Kejahatan yang Dilakukan Anak, Menkumham: Harus Dibina Bukan Dipenjara

Anggy Muda, Okezone · Selasa 17 April 2018 23:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 17 338 1887944 marak-kejahatan-yang-dilakukan-anak-menkumham-harus-dibina-bukan-dipenjara-tbwGF00aUr.jpg Yasonna Laoly (Foto: Okezone)

TANGERANG - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly meminta agar para pelaku pidana anak mendapatkan program diversi sebelum dikirimkan pada pengadilan.

Diversi sendiri merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, sebagaimana disebut dalam Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA).

"Kami nantinya akan melakukan koordinasi ataran kementerian hukum dan HAM, pengadilan atau kejaksaan dan kepolisian terkait dengan program diversi anak ini. Janganlah, kalau dengan kejahatan mereka lalu begitu saja dimasukan kedalam lapas," katanya di LPKA Tangerang, Selasa, (17/4/ 2018).

Ia mencontohkan, kejahatan anak yang masih dalam bentuk program diversi yakni, dengan sekedar apalagi pertama kali mencuri handphone. Menurutnya, kejahatan yang dilakukan anak merupakan dampak akan lingkungan dan sosial. Bukan, tertanam dalam diri sang anak yang masih belum mengetahui baik atau buruknya.

"Anak-anak ini harus dibina oleh kita bukan begitu saja segera masuk ke lapas. Nanti metodenya itu dengan, bila ketahuan anak melakukan salah, kepolisian segera koordinasi dengan orangtua yang kemudian diberikan program diversi tersebut," ungkapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini