nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengapa DPRD Minta Kadis Perumahan dan SDA DKI Dicopot?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 19 April 2018 08:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 19 338 1888613 mengapa-dprd-minta-kadis-perumahan-dan-sda-dki-dicopot-PdzSbPRQl0.jpg Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Teguh Hendrawan (kiri). Foto Berita Jakarta

JAKARTA – Perombakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sedang menjadi pembasan hangat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Hal itu mengingat pemerintahan Anies-Sandi telah memasuki masa enam bulan, sehingga mereka diberi kesempatan untuk merotasi pimpinan SKPD.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Iman Satria meminta kepada Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno untuk mengganti Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang dikomandoi oleh Teguh Hendrawan.

“Keberhasilan gubernur salah satunya dilihat dari pembangunan kan. Terdiri dari pembangunan perumahan, bina marga, dan SDA. Tiga bidang ini adalah jantung dari gubernur. Kalau misalkan dia tidak punya orang-orang yang kompeten, silakan saja dievaluasi,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (19/4/2018).

Salah satu yang menjadi sorotan pihaknya, lanjut Iman, adalah pembangunan waduk Rorotan, Jakarta Timur yang mangkrak, padahal perkembangan pembangunan terakhir sudah mencapai 85 persen.

Ia meminta Dinas SDA untuk memberikan penjelasan secara gamblang ihwal mandeknya pembangunan tersebut.

(Pembangunan waduk Rorotan. Foto Okezone)

“Yaitu menjadi catatan juga untuk Kepala Dinas SDA. Silakan memberi tanggapan dan alasan kenapa itu bisa terjadi. Hanya masalah kompetensi kalau saya lihat. Kalau memang bagus, ya dipertahankan. Jadi tidak ada faktor like or dislike, karena Ahoker atau apapun, enggak ada itu,” jelasnya.

KPK Periksa M Taufik

Partai Gerindra, kata Iman, memastikan tak akan terjadi proses nepotisme dalam perombakan SKPD tersebut. Pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada gubernur, wakil gubernur dan timnya agar nanti menghasilkan sebuah struktur jabatan yang bisa melayani masyarakat secara baik.

“Ya masa kita mau ngomong titip-titipan, dia begitu aja udah pusing. Ini kan bukan dia yang bikin, tapi ada timnya yang bikin,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik meminta kepada Anies dan Sandiaga Uno agar mencopot jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Agustino Darmawan dan Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto.

(kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Agustino Darmawan. Foto Berita Jakarta)

Menurutnya, kedua dinas itu tak berkomitmen kepada pemimpinnya, sehingga sudah sewajarnya mereka tak menempati pucuk pimpinan dua lembaga tersebut. Pihaknya heran kedua lembaga itu tak mengerti dari rencana program yang mereka konsepkan.

"Misal dinas perumahan, dinas perumahan menurut saya harus segera (dievaluasi). Waktu kita tanya di rapat RPJMD, masa nggak paham apa yang dia mau lakukan, ya berhenti aja. Kemudian saya kira dinas pendidikan juga harus diganti. Semangatnya enggak ada,” kata Taufik.

Iman Satria menyebut kinerja Agustino tak memuaskan lantaran ia kerja tak didukung oleh bawahannya. Sehingga, bila Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan selalu menegurnya, karena tak pernah bisa menyelesaikan tugas yang diberikan secara tepat waktu.

Iman mengaku telah mengajak berdiskusi Agustino untuk mencari tahu penyebab menurunnya kinerja beliau. Ia menjelaskan, pernah suatu waktu Agustino bercerita bahwa anak buahnya itu tak pernah membantunya ketika diberikan tugas oleh gubernur.

“Saya enggak di-support (dukung-red) pak. Saya tidak tahu ada intrik apa di dalam. Mungkin di belakang ada orang yang mengincar posisi saya, mengingat saya sebentar lagi pensiun,” kata Iman menirukan ucapan Agustino saat dihubungi, Kamis (19/4/2018).

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini