nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resahkan Warga, Rumah Kakek 63 Tahun Penjual Miras Digerebek Polisi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 19 April 2018 12:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 19 338 1888722 resahkan-warga-rumah-kakek-63-tahun-penjual-miras-digerebek-polisi-QKyN50uzEw.jpg Miras oplosan. (Foto: Ist)

JAKARTA – Sebuah rumah yang dihuni kakek berusia 63 tahun berinisial DJ mendadak digerebek anggota Resmob Polsek Metro Menteng pada Rabu malam kemarin. Rumah yang berada di Jalan Menteng Tenggulun RT 06 RW 01 itu diduga menjadi tempat untuk menyimpan berbagai merek minum keras (miras).

Terbongkarnya rumah semi-permanen tersebut berawal dari laporan warga yang resah terkait peredaran miras oplosan yang merenggut nyawa akhir-akhir ini.

Panit Reskrim Polsek Metro Menteng AKP Yossy Januar mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, polisi bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan. "Kami langsung meluncur ke lokasi," ucapnya kepada wartawan, Kamis (19/4/2018).

(Baca: Bos Miras Oplosan Berhasil Ditangkap, Ketua DPR Apresiasi Langkah Tegas Polisi)

Setibanya di lokasi, polisi melihat seorang pemuda sedang membeli miras. Tanpa basa-basi, petugas segera melakukan pengerebekan rumah yang dialihfungsikan menjadi warung miras tersebut.

Yossy menambahkan, di dalam rumah itu petugas mendapati puluhan miras botolan berbagai merek. Dari penemuan miras tersebut, kakek DJ harus memberi pertanggungjawaban di Mapolsek Metro Menteng dan menjalani pemeriksaan.

"Kami masih akan menyelidiki asal-usul miras itu. Nanti memasuki bulan puasa, peredaran miras harus zero," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, terkait maraknya peredaran miras oplosan yang menyebabkan banyak korban jiwa, Wakapolri Komjen Syafruddin memerintahkan langsung kepada setiap jajarannya untuk melakukan pemberantasan.

"Saya perintahkan jajaran Polda Metro Jaya untuk menyelesaikan secara tuntas. Arahan saya tadi kepada kapolda di seluruh Indonesia, saya perintahkan untuk membuat kasus ini berhenti. Artinya, mengungkap sampai akar-akarnya; sampai otaknya, dalanganya, pelakunya, distributor yang memengaruhi, yang punya pikiran skenario, dan sebagainya harus diungkap," ungkapnya.

(Baca: Sandiaga Akan Daulat Sohibnya Jadi Duta Antimiras)

Syafruddin juga meminta agar anggotanya bersungguh-sungguh memburu para penjual miras oplosan serta menerapkan hukuman maksimal.

"Kepada para pihak yang terlibat, tersangka, dan sebagainya, baik yang sudah ditangani, ditahan, maupun yang masih berkeliaran di luar, berikan hukuman maksimal. Kita akan koordinasikan ke jaksa dan pengadilan untuk tidak main-main dengan masalah ini. Berikan hukuman yang maksimal, tidak ada toleransi, hentikan, dibumihanguskan, diberangus. Ini serius. Kasusnya berikan hukuman maksimal, tapi masalahnya diberantas sampai akarnya," tutup dia.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini