Share

14 Vila Liar di Kawasan Puncak Bogor Dibongkar Petugas Gabungan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 24 April 2018 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 24 338 1890905 14-vila-liar-di-kawasan-puncak-bogor-dibongkar-petugas-gabungan-VVgpYzbugq.jpg Vila liar di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, petugas gabungan, Selasa (24/4/2018). (Foto: Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

BOGOR – Sebanyak 14 vila liar di kawasan Resort Pemangku Hutan (RPH) Cipayung, di Puncak, Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibongkar petugas gabungan.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, pembongkaran yang dilakukan Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Perum Perhutani, Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bogor itu mulai dilakukan sekira pukul 10.00 WIB.

Satu unit alat berat diterjunkan petugas untuk membongkar bangunan semipermanen itu. Sebelum dibongkar, petugas mengeluarkan beberapa barang yang masih berada di dalam bangunan itu.

"Penertiban ini bentuk operasi pemulihan keamanan kawasan hutan yang bertujuan mengembalikan hutan sebagai kawasan lindung untuk daerah resapan air dan penyangga di sekitar wilayah Bogor-Puncak-Cianjur (Bopuncur)," kata Direktur Operasi Perum Perhutani, Hari Priyanto, di lokasi, Selasa (24/4/2018).

Penertiban ini sebagai tindak lanjut putusan PN Cibinong Nomor 113/Pdt.G/2009/PN.Cbn juncto putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung Nomor 363/Pdt/2010 juncto putusan Mahkamah Agung RI No 1635 K/Pdt yang menyatakan kawasan blok Cisadon merupakan kawasan hutan negara yang pengelolanya diberikan kepada Perum Perhutani.

Vila liar di kawasan Puncak, Bogor, dibongkar petugas gabungan (Foto: Putra Ramadhani Astyawan)

Sebelum dilakukan penertiban, Perum Perhutani secara persuasif sudah memberikan surat kepada pemilik vila agar membongkar bangunannya sendiri dengan jangka waktu selama satu minggu setelah surat diterima. Peringatan itu merupakan tindak lanjut dari surat peringatan sebelumnya yang diberikan Dirjen Gakkum LHK untuk membongkar vila yang tidak berizin.

"Sudah ada peneguran oleh Pengadilan Negeri Cibinong ke pihak yang menguasai secara tidak dan harus menyerahkannya ke Perhutani. Setelah ini ada pengembalian fungsi kawasan hutan sebagai kawasan lindung sesuai Keppres No 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur sebagai konservasi air dan tanah," jelasnya.

Vila liar di kawasan Puncak, Bogor, dibongkar petugas gabungan (Foto: Putra Ramadhani Astyawan)

Setelah pembongkaran, pihaknya akan melakukan penanaman pohon sebagai lahan konservasi hutan di kawasan Perum Perhutani seluas 368 hektare ini.

"Nanti setelah pembongkaran kami akan lakukan penanaman pohon secara bertahap di kawasan ini untuk dikembalikan sebagai kawasan lindung. Kami juga akan melakukan pengawasan dan terhadap kawasan lainnya di Bopuncur ini," pungkasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini