Share

Pengakuan Korban Bentrok Warga dengan TNI saat Aksi Menolak Pengosongan Rumah

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 09 Mei 2018 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 09 338 1896254 pengakuan-korban-bentrok-warga-dengan-tni-saat-aksi-menolak-pengosongan-rumah-s0CmnmhkgD.jpg Korban aksi protes pengosongan rumah di Tanah Kusir. (Foto: Harits T/Okezone)

JAKARTA - Warga penghuni rumah dinas Kompleks Kodim Jaya dengan anggota TNI terlibat bentrok pagi ini. Sejumlah orang mengalami luka-luka akibat aksi dorong-dorongan dan pelemparan batu tersebut.

Gisni, salah satu korban bercerita bahwa dirinya mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari anggota TNI saat hendak melakukan penghadangan bersama warga lainnya.

“Jadi pas penghadangan tadi pagi saya niatnya ingin menyelamatkan kakek saya yang ditendang oleh anggota TNI,” ujar Gisni kepada wartawan, di Komplek Kostrad, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2018).

Setelah itu, sambung Gisni, saat hendak menyelamatkan kakeknya ia langsung dihajar oleh para anggota TNI secara keroyokan hingga membuatnya terjatuh di jalan raya.

Tak sampai di situ, setelah mendapat perlakuan kasar, ia langsung dibawa ke selokan air oleh anggota TNI dan kembali mendapatkan tindakan kasar.

(Baca juga: 5 Fakta Perebutan Lahan di Tanah Kusir yang Berujung Bentrok)

“Saya dibawa ke got dan disitu saya kembali dipukuli, diinjak-injak oleh 20 orang anggota TNI,” urainya.

Akhirnya, ia mengaku baru mendapatkan pertolongan dari sang kakek setelah melihatnya berada di dalam selokan dengan keadaan bengap dan bercucuran darah.

Warga Tanah Kusir memblokir jalan.

“Saya akhirnya dibawa ke puskesmas oleh kakek saya untuk mendapatkan perawatan,” kata dia.

Konflik antara warga dengan Kodam Jaya berlanjut hari ini, Rabu 9 Mei 2018. Warga bersiap sejak subuh untuk menghadang tentara yang akan melakukan pengosongan rumah.

Mereka pun kemudian membakar ban di Jalan Iskandar Muda, Pondok Indah dan Ciputat Raya. Namun upaya tersebut tak berhasil, tentara tentara tetap berhasil masuk ke kompleks setelah berhasil memadamkan api.

Setelah itu, ia mengatakan sempat terjadi ketegangan antara anggota TNI dengan warga. Bahkan, dirinya menyebut terdapat korban yang mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini