Polda Metro Selidiki Viralnya Video Sobekan Alquran Bertebaran di Jalan Raya

Badriyanto, Okezone · Senin 21 Mei 2018 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 21 338 1900734 polda-metro-selidiki-viralnya-video-sobekan-alquran-bertebaran-di-jalan-raya-LPsuHa4stu.jpg (foto Istimewa)

JAKARTA - Sobekan kertas diduga potongan Alquran berserakan di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Video potongan kertas Alquran yang berterbangan di jalan raya itu viral di media sosial. Polisi sedang menyelidikinya.

Dalam video berdurasi 27 detik itu terlihat sobekan kertas bertebaran di jalan yang dilalui kendaraan. Terdengar suara seorang pria yang memberitahu bahwa kertas yang bertebaran di jalan itu benar-benar sobekan Alquran. Video itu direkam pada malam hari.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui viralnya video tersebut dan kini sedang ditindaklanjuti. "Sedang kita selidiki, kita baru tahu viralnya tadi malam, sekitar jam 10-an. Kemudian kita kembangkan sendiri tanpa ada yang melapor, kita tindaklanjuti," katanya, Senin (21/5/2018).

Indra belum dapat memastikan apakan kertas bertebaran itu benar-benar sobekan Alquran sebagaimana viral di media sosial. Polisi dibantu TNI sudah mengecek langsung ke lokasi dalam video tersebut, tapi sampai di sana tak ditemukan lagi. “Pas kita datang ke TKP sudah bersih. Polda Metro bahkan mengajak Kodim, Korem. Kejadiannya malam Minggu, mungkin, karena masih penyelidikan," ungkapnya.

 

Indra mengimbau kepada masyarakat agar tidak langsung bereaksi dengan informasi yang belum jelas kepastiannya. Menurutnya, di balik kejadian itu sudah pasti mempunyai maksud dan tujuan tertentu yang pihaknya belum mengetahui sampai sekarang.

"Orang-orang yang mempunyai kepentingan ingin memecah belah, jadi jangan terpancing. Siapa sih yang tidak tahu kalau Alquran itu sangat sakral? Mau muslim maupun non muslim juga tahu. Enggak mungkin lah mereka menggunakan akal sehat seberani itu," ujarnya.

Indra curiga, kejadian itu sengaja dibuat oleh seorang oknum yang ingin memecah belah umat dan berbuat SARA yang belum diketahui sampai saat ini. Namun begitu, kepastian atas peristiwa itu masih menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan oleh anak buahnya.

"Jangan terpancing, sikapi dengan kepala dingin, serahkan kepada kami untuk menyelidiki karena mereka melempar tidak tahu, saksinya juga minim sekali. Ini akan coba ungkap," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini