nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demokrat Akan Sidang Hitler Terkait Perkara Meme Habib Rizieq

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 06:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 25 338 1902479 demokrat-akan-sidang-hitler-terkait-perkara-meme-habib-rizieq-tfagtyvnsK.jpg Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan, akan melakukan sidang pemeriksaan kepada kadernya, Hitler Nababan atas kasus dugaan penghinaan ulama.

Sidang tersebut dilakukan guna menjatuhkan sanksi terhadap yang bersangkutan. Namun, sanksi terhadap Hitler belum dapat diketahui saat ini. Sebab, itu diputuskan oleh Komisi Pengawas (Komwas) Partai Demokrat.

"Terkait sanksi, partai akan melalukan sidang pemeriksaan kepada Hitler yang akan dilakukan oleh Komisi Pengawas. Dari situ nanti baru ditentukan sanksinya apa. Tergantung pada hasil pemeriksaan yang bersangkutan," ujar Ferdinand kepada Okezone, Jumat (25/5/2018).

Ferdinand mengatakan, Demokrat telah melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang berperkara dalam kasus ini. Ia berharap hal tersebut dapat mengakhiri polemik. Selain itu, ia juga berharap kasus ini tidak diselesaikan lewat jalur hukum. Pasalnya, Hitler sudah meminta maaf secara terbuka.

"Namun bila ada yang merasa ingin melaporkan peristiwa tersebut ke polisi, kami tidak bisa melarang. Kami hanya berharap mereka urungkan niat untuk itu," pungkasnya.

Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Demokrat, Hitler Nababan menyampaikan permintaan maaf karena telah menyebar meme yang menampilkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais. Akibat ulahnya itu, Hitler babak belur dikeroyok massa.

Polres Kabupaten Karawang telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka terkait dengan kasus pengeroyokan Hitler Nababan. Namun, mereka tidak ditahan karena alasan subyektifitas penyidik.

Kapolres mengaku korban tidak melaporkan peristiwa pengeroyokan itu. Tapi pihaknya akan terus menangani kasusnya karena itu bukan delik aduan.

Sementara, Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) mengaku akan melaporkan Hitler Nababan ke Markas Besar Polri atas kasus ini. Korlabi berpandangan kader Demokrat itu telah melakukan provokasi untuk merusak kedamian di bulan suci Ramadan.

"Saya bersama advokat Muslim yang lain yang tergabung dalam Korlabi akan melaporkan Hitler Nababan ke Mabes Polri atas penghinaan ulama," ujar Sekjen Korlabi, Novel Bamukmin kepada Okezone, Kamis 24 Mei 2018.

Aksi pengeroyokan terjadi saat massa dari berbagai kelompok masyarakat mendatangi Gedung DPRD Karawang. Saat itu, akan dilakukan dialog terkait permasalahan tersebut.

Tapi secara tiba-tiba ada beberapa orang yang emosi setelah saat melihat keberadaan Hitler Nababan. Sehingga terjadi aksi pengeroyokan sampai akhirnya Hitler mengalami luka-luka di bagian wajahnya.

Beberapa saat kemudian, Hitler Nababan diamankan ke sebuah ruangan di Gedung DPRD Karawang, dengan dikawal beberapa anggota Satpol PP setempat. Situasi kondusif saat aparat kepolisian setempat datang ke lokasi kejadian.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini