nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap 2 Pekerja Proyek, Buntut Suara Ledakan di Sidang Aman Abdurahman

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 13:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 25 338 1902612 polisi-tangkap-2-pekerja-proyek-buntut-suara-ledakan-di-sidang-aman-abdurahman-W3dJTaLJCe.jpg Suasana di Depan PN Jaksel Pasca Ledakan Terdengar (foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Suara ledakan yang berasal dari drum berisikan bahan kimia karena kesalahan pekerja proyek berbuntut panjang. Pasalnya, jajaran Polres Jakarta Selatan menangkap dua orang pekerja pembangunan Apartemen Syntesis itu untuk dimintai keterangannya.

Mengingat, insiden kecelakaan itu bertepatan dengan sidang lanjutan terdakwa kasus bom Thamrin Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ledakan Suasana Sidang Aman Abdurahman di PN Jaksel saat Ledakan Terdengar (foto: Ist)

(Baca Juga: Ledakan Terjadi Depan Pengadilan Negeri Selatan saat Sidang Aman Abdurrahman Berlangsung)

"Ada dua orang yang kami amankan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di lokasi, Jumat (25/5/2018).

Selain itu, ledakan itu diketahui timbul karena kelalaian kerja mereka hingga membuat suara dentuman yang membuat warga panik. Bahkan akibat suara dentuman itu jalannya sidang sempat diskors.

Keduanya diamankan untuk dilihat bagaimana prosedur pekerjaan yang mereka lakukan sampi hal tersebut bisa terjadi. Selain dua pekerja, polisi juga membawa drum yang jadi penyebab timbulnya ledakan dan dentuman tersebut.

"Pekerja kami amankan kami lakukan pemeriksaan. Kami ingin tahu SOP (Standar Operasional Prosedur)-nya seperti apa. Kok bisa sampai terjadi," tutur dia.

Sebelumnya, masyarakat sekitar PN Jaksel dikagetkan dengan suara ledakan keras. Beruntung bunyi itu bukan berasal dari bahan peledak atau bom.

(Baca Juga: Ini Sumber Suara Ledakan Dekat PN Jaksel saat Sidang Aman Abdurrahman)

Suara ledakan itu berasal dari sebuah drum yang berisi cairan kimia. Drum itu meledak akibat kelalaian dari pekerja proyek yang tak jauh dari PN Jaksel, lokasi sidang Aman Abdurrahman.

"Bukan aksi teror, jadi si tukang pekerja mau potong drum untuk dijadikan tempat sampah. Tapi drum itu masih ada cairan kimia ternyata, karena mau dilas untuk dipotong akhirnya kena percikan api," papar dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini