nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral, Kisah Bocah Perempuan Jualan Tissue di Stasiun Cawang hingga Larut Malam

Rizka Diputra, Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 13:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 06 338 1907241 viral-kisah-bocah-perempuan-jualan-tissue-di-stasiun-cawang-hingga-larut-malam-LWxu0UySlL.JPG Amel, bocah kelas 3 SD harus berjualan tissue di Stasiun Cawang demi menyambung hidup (Foto: Facebook)

JAKARTA - Sebuah postingan akun facebook @Elyudien seketika menjadi viral dan menuai banyak simpati dari warganet. Ya, ia membagikan kisahnya tentang bocah perempuan penjual tissue di Stasiun Cawang, Jakarta Timur. Kisah itu dibagikan di laman facebook-nya pada Sabtu 3 Juni 2018.

Ia mengawali ceritanya ketika dirinya sedang membagi-bagikan takjil untuk berbuka puasa di Stasiun Cawang. Anak perempuan berusia sekira sembilan tahun itu tak segan menyapanya dengan panggilan "Om". Elyudien pun menawari anak itu takjil dan segelas air mineral. Meski awalnya menolak, anak itu pun akhirnya mau menerimanya.

Pertemuan Elyudien dengan anak itu pun berlangsung selama beberapa hari. Setelah berulang kali bertemu ia pun mengetahui jika bocah itu bernama Amel. Kesehariannya ia berjualan puluhan bungkus tissue yang disimpan rapi di dalam tas yang digendongnya. Anak itu juga diketahui bersekolah di kawasan Depok.

Yang membuat prihatin, Amel setiap hari harus menjual puluhan bungkus tissue itu hingga habis. Jika ia pulang masih ada sisa, maka tak pelak amarah sang ayah lah yang menjadi 'santapan' makan malamnya.

“Kalau enggak habis, saya dimarahin bapak,” ucap Amel polos.

Penjual Tissue

Mendengar kisah Amel Elyudien merasa tertampar. Betapa tidak, di tengah banyaknya anak-seusianya sepulang sekolah asyik bermain game ataupun tidur siang dan bercengkerama dengan orangtuanya, tidak demikian dengan Amel. Gadis kecil itu masih harus berjuang membantu ekonomi keluarganya sepulang sekolah. Hebatnya lagi, meski cuaca panas pelajar kelas 3 SD itu tetap tabah menjalani ibadah puasa.

"Anak sekecil ini harus ikut menanggung beban ekonomi keluarga yang dari hari ke hari semakin berat. Azan maghrib pun memisahkan saya dan Amel nama gadis itu yang tetap berpuasa meski panas dan lelah menderanya seharian," tulis Elyudien.

Kisah bocah perempuan penjual tissue ini pun viral dan telah dibagikan sebanyak lebih dari 8.000 kali sejak pertama kali diposting. Ribuan tanggapan bernada simpati juga membanjiri kolom komentar yang merasa terketuk hatinya ingin membantu meringankan beban ekonomi Amel.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini