Aksi Lempar Batu Kembali Terjadi, Wajah Bocah 9 Tahun di Depok Terluka

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 19 Juni 2018 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 19 338 1911470 aksi-lempar-batu-kembali-terjadi-wajah-bocah-9-tahun-di-depok-terluka-XCpXa2RQo2.jpg Raffa menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal. Foto/Ist

DEPOK – Bocah berumur sembilan tahun di Depok, Jawa Barat, mengalami luka di bagian wajah setelah dilempar batu oleh orang tak di Kenal

Pelemparan terjadi di Jalan Ir Juanda penghubung Jalan Raya Bogor menuju Jalan Margonda Raya, pada Jumat (15/6/2018).

Peristiwa pelemparan batu ini menjadi viral. Salah satunya diunggah akun Instagram Depok24 jam dan di unggah oleh @naylaakkkm pada Senin 18 Juni 2018. Sampai kini akun tersebut sudah dibanjiri sebanyak 320 komentar dan masih terus bertambah.

Foto/Ist 

Raffa Ismail Fahrezi menjadi korban saat dipangkuan sang ibu Fitri A Kurniasih ketika berboncengan motor Vario B 6227 ZIA dengan ayahnya Hendy Permata.

"Kejadiannya sekira pukul 21.30 WIB. Waktu itu saya, suami sama anak saya lagi naik motor. Anak saya posisinya di tengah. Pas di Jalan Juanda ada orang yang melempar batu lalu kena anak saya," kata Fitri saat dihubungi wartawan, di Beji, Depok, Senin (18/6/2018).

- Baca Juga: Kronologi Mobil Dinas Brigjen TNI Dilempari Batu di Tol Jagorawi

 

Ia menjelaskan, saat melintas di Jalan Juanda sempat melihat seorang pria berjalan, namun seketika melempar batu konblok ke arah motor mengenai wajah anak dan lengan ayah korban. Kemudian setelah mencari tempat aman, baru diketahui Raffa mengalami luka parah di wajah.

"Lukan di bagian hidung, tulang pipi kanan dan kirinya retak, serta luka sobek di bagian bibir dan pipi, dan rahang. Karena mengalami pendarahan, kami langsung membawa ke RSU Bunda Margonda, karena parahnya luka, Raffa memerlukan dokter khusus bedah plastik dan dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," jelasnya.

Pasca kejadian tersebut, Raffa sudah dalam keadaan sadar dan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Polri Kramat Jati. Dia menyebutkan saat ini keluarga membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk menjalani perawatan dang buah hati di RS Polri.

"Kami yang pasti membutuhkan biaya banyak untuk perawatan anak kami, untuk kejadian ini saya dudah melapotkan ke pihak kepolisian," pungkasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini