Jadi Korban Pelemparan Batu di Depok, Raffa Bocah 9 Tahun Butuh Dana Rp50 Juta

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 19 Juni 2018 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 19 338 1911613 jadi-korban-pelemparan-batu-di-depok-raffa-bocah-9-tahun-butuh-dana-rp50-juta-dsLDoYTgly.jpg Raffa menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal di Depok, Jawa Barat. Foto/Ist

DEPOK – Raffa Ismail Fahrezi (9) menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal saat berboncengan motor bersama orangtuanya di Jalan Ir Juanda tepat di Ruko Zenn Familly Spa pada Jumat (15/6/2018).

Akibatnya wajah bocah laki-laki itu mengalami luka parah di bagian wajah dan membutuhkan biaya operasi mencapai Rp50 Juta.

Fitri A Kurniasih, ibu korban mengatakan suaminya mengalami kesulitan untuk membiayai perawatan anaknya.

"Luka anak saya parah. Kemarin pas operasi habis Rp26 juta. Itu belum termasuk ruangan sama obat-obatannya. Makanya butuh biaya besar, suami saya juga kesulitan," kata Fitri, Selasa (19/6/2018).

Foto/Ist 

Ia berharap ada bantuan dari masyarakat. Pasalnya biaya tahap pengobatan awal berasal dari saudara orangtua korban.

"Biayanya besar, total biaya sekira Rp 50 juta. Kemarin sudah dibantu saudara tapi ini kan masih tahap pengobatan, jadi masih butuh biaya. Kalau ada yang mau membantu kita berterima kasih banyak," ujarnya.

Hal tersebut membuat komunitas ojek daring menggalang dana untuk membantu Raffa.

Foto: Okezone/Wahyu

Pantauan Okezone, Selasa (19/6/2018) puluhan pengendara ojek daring berdiri di pinggir Jalan Gureme Raya, Depok dengan membawa kardus bertuliskan “Penggalangan dana utuk Raffa (9) korban penimpukan batu di jalan Juanda yang membutuhkan dana sebesar Rp 50 juta yang saat ini di rawat di RS Polri, Jakarta Timur.”

Sejumlah pengendara yang melintas sempat berhenti dan memberikan uang. Uang tersebut nantinya disalurkan ke korban untuk biaya perawatan di RS Polri.

Sakri (49) selaku kordinator aksi solidaritas ini mengatakan aksi tersebut spontan dilakukan sejak pukul 07.00 WIB.

"Aksi solidaritas ini langsung kami lakukan untuk membantu sesama. Karena orangtua korban, Hendy Permana rekan kami sesama ojek online," ucapnya di depan jalan rumah korban.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini