Ungkap Pelemparan Batu di Jalan Juanda, Polisi Tunggu Hasil Rekaman CCTV

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 19 Juni 2018 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 19 338 1911744 ungkap-pelemparan-batu-di-jalan-juanda-polisi-tunggu-hasil-rekaman-cctv-FvMKgfGuoi.jpg

DEPOK - Polisi belum dapat mengungkap pelaku pelamparan batu Jalan Ir Juanda, RT 03/11, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji yang menyebabkan wajah bocah 9 tahun bernama Raffa Ismail Fahrezi. Pasalnya CCTV yang berada di lokasi tersebut belum dapat dilihat, lantaran teknisi masih menjalankan mudik lebaran.

Ketua RT 03/11, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Syahroni mengatakan pihaknya masih berupaya untuk meminta rekaman CCTV dari sejumlah toko yang ada di tempat kejadian.

"Kami masih menunggu, pihak pengelola toko untuk membuka rekaman CCTV pada hari Jumat lalu," ucap Syahroni kepada wartawan di kediamanya, Selasa (19/6/2018) .

(Baca Juga: Ayah Korban Beberkan Ciri-Ciri Pelaku Pelemparan Batu di Jalan Juanda Depok)

Pasca kejadian pelemparan batu tersebut, pihak RT dan warga juga sudah bergerak untuk mengawasi orang-orang yang mencurigakan yang sering mondar-mandir di Jalan Juanda. Dia mengatakan sengaja berinisiatif untuk melakukan pengawasan karena pihak kepolisian memang jarang beroperasi dikawasan tersebut.

"Kita inisiatif, tanpa menunggu gerakan dari pihak kepolisian, karena lingkungan kami menjadi tanggungjawab kami bersama," pungkasnya.

Polresta Depok saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait pelemparan batu oleh orang tak dikenal di Jalan Ir Juanda yang melukai bocah berusia 9 tahun bernama Raffa Ismail Fahrezi, pada Jumat (15/6/2018), lalu. Sekira pukul 21.30 Wib.

Paur Humas Polresta Depok Ipda Made mengatakan pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tersebut dan menemukan barang bukti berupa batu konblok yang digunakan pelaku.

"Sudah dulakukan penyelidikan, kami sudah menemukan barang bukti batu yang digunakan oleh pelaku untuk melempar ke korban," ucapnya saat dihubungi wartawan.

Ia menjelaskan, selain batu pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi dan menemukan CCTV yang menyorot dari sebuah ruko, namun pemeriksaan CCTV belum dilakukan lantara toko tersebut masih tutup dan teknisi toko sedang mudik lebaran.

"Ada CCTV yang menyorot ke jalan akan tetapi saat sekarang teknisi sedang cuti lebaran sehingga belum bisa diperlihatkan, saat Kejadian sedang tidak melaksanakan tugas jaga. Untuk hari Jumat 15 Juni 2018 Pukul 22.00 pak Cristopher yang sedang laksanakan tugas jaga dan baru masuk kembali Rabu pagi 20 Juni 2018," imbunya. (aky)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini