Kondisi Bocah Pelemparan Batu di Depok Mulai Membaik Pasca-Operasi Plastik

Wahyu Muntinanto, Okezone · Rabu 20 Juni 2018 04:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 19 338 1911748 kondisi-bocah-pelemparan-batu-di-depok-mulai-membaik-pasca-operasi-plastik-xPptRWQElG.jpg

DEPOK - Pasca pelemparan batu oleh orang tidak dikenal membuat seorang bacah berusia 9 tahun bernama Raffa Ismail Fahrezi harus menjalankan oprasi plastik, sebab korban mengalami luka di bagian hidung, tulang pipi kanan dan kirinya retak, serta luka sobek di bagian bibir dan pipi, dan rahang.

Ayah korban, Hendi Permana (37) mengatakan saat ini korban sedang mengalami masa pemulihan setelah menjalani operasi selama 5 jam di ruang bedah RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin 18 Juni 2018, Kemarin.

"Sudah dioperasi, operasi bedah plastik untuk mengobati luka di wajahnya. Operasinya berlangsung selama lima jam," kata Hendi saat dihubungi wartawan, Depok, Selasa (19/6/2018).

Dia menjelaskan, operasi plastik tersebut merupakan oprasi pertama dan masa pemulihan korban pihak dokter belym dapat memastikan.

"Sudah tidak ada operasi lagi, tapi masih harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri. Kalau untuk berapa lamanya saya enggak tahu karena belum bertanya ke Dokter," imbunya.

Dari keterangan dokter, Hendi mengungkapkan saat ini sang buah hati belum dapat mengkonsumsi makanan melalui organ mulut dan untuk asupan makanan hanya bisa melalui cairan infus.

"Sekarang untuk makan dari infus, dari awal tiba di Rumah Sakit waktu Sabtu malam itu sudah langsung dipasangi infus. Kata dokter dia belum boleh banyak ngomong atau nangis. Karena nanti lukanya terbuka lagi," jelasnya.

Perlu diketahui, Sejumlah komunitas ojek online melakukan aksi solideritas menggalang dana untuk membantu bocah berusia 9 tahun bernama Raffa Ismail Fahrezi pasca terkena musibah pelemparan batu di jalan Ir Juanda tepat di Ruko Zenn Familly Spa pada Jumat 15 Juni.

Pantauan Okezone puluhan ojek online berdiri dipinggir gureme raya dengan membawa kardus bertuliskan penggalangan dana utuk Raffa (9) korban penimpukan batu di jalan Juanda yang membutuhkan dana sebesar Rp 50 juta yang saat ini di rawat di RS Polri, Jakarta Timur.

Sejumlah pengendara yang melintas pun sempat berhenti dan memberikan bantuan dana berupa uang, nantinya uang tersebut akan disalurkan ke korban untuk biaya perawatan di RS Polri.

Sakri (49) selaku kordinator aksi solideritas ini mengatakan aksi tersebut spontan dilakukan di jalan Gureme raya, Depok, Jawa Barat sejak selasa 19 Juni 2018, pagi. Sekira pukul 07.00 Wib.

"Aksi solideritas ini langsung kami lakukan untuk membantu sesama. Karena orabg tu korban Hendy Permana rekan kami sesama ojek online," ucapnya di depan jalan rumah korban, Selasa (19/6/2018).

Akibat pelemparan batu oleh orang tidak dikenal Raffa mengalami luka parah di bagian wajah hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Luka anak saya parah, kemarin pas operasi habis Rp 26 juta. Itu belum termasuk ruangan sama obat-obatannya. Makannya butuh biaya besar, suami saya juga kesulitan," kata Fitri A Kurniasih selaku ibu korban saat dihubungi wartawan, Beji, Depok.

Besarnya biaya korban, pihak keluarga korban mengharapkan adanya masyarakat yang bersedia membantu. Pasalnya, biaya tahap pengobatan awal berasal dari bantuan pihak saudara orangtua korban. Sehingga untuk biaya pengobatan selanjutnya, berharap ada uluran tangan dari masyarakat.

"Biayanya besar, total biaya sekira Rp 50 juta. Kemarin sudah dibantu saudara tapi ini kan masih tahap pengobatan, jadi masih butuh biaya. Kalau ada yang mau membantu kita berterima kasih banyak," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini