Konblok Dinilai Tak Bisa Jadi Barang Bukti Kasus Pelemparan Batu Bocah Raffa

Wahyu Muntinanto, Okezone · Jum'at 22 Juni 2018 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 22 338 1912801 konblok-dinilai-tak-bisa-jadi-barang-bukti-kasus-pelemparan-batu-bocah-raffa-8VV8kYZXcL.jpg Batu yang diduga digunakan pelaku dalam aksi pelemparan yang melukai bocah Raffa. (Foto: Dok Istimewa)

DEPOK – Terkait barang bukti berupa batu konblok yang disita Polresta Depok, Indonesia Police Wacht (IPW) angkat bicara.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan, pihak kepolisian harus berhati-hati dalam menentukan barang bukti. Menurutnya, setiap benda yang dijadikan barang bukti harus dicek terlebih dahulu sidik jari pelaku. Pasalnya, pelaku sampai saat ini belum terungkap.

"Mengenai barang bukti konblok, kepolisian bisa mengecek dari sidik jari yang tersedia di konblok. Jika hal itu tak tersedia tentunya tidak bisa dijadikan barang bukti," Kata Neta saat dihubungi wartawan, Jumat (22/6/2018).

Neta menyebutkan, meski sulit dalam mengungkap kasus tersebut, polisi harus bisa menangkap pelakunya. Karena jika pelaku tak kunjung ditangkap, dikhawatirkan kasus serupa terulang kembali.

"Memang kasus ini sedikit sulit. Tapi, seharusnya Polresta Depok harus bisa mengungkap jika tidak kasus ini akan terulang lagi," jelasnya.

Pelemparan batu di depok ojek galang dana. (Foto: Okezone/Wahyu Muntinanto)

IPW berharap kasus ini harus segera diungkap secara transparan tanpa ada yang harus ditutupi. Pihak kepolisian juga diharapkan bisa meringkus pelaku sebab ini merupakan kasus yang menyita perhatian masyarakat dan menimpa seorang anak berusia 9 tahun.

"Personel Satreskrim Polresta Depok seharusnya diterjunkan guna menggali keterangan, bukan malah menunggu. Kalau menunggu bagaimana kasus ini menemui titik terang," pungkasnya.

Sebelumnya, penyidik Polresta Depok sudah menyita barang bukti batu konblok dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Menurut pihak kepolisian batu itulah yang digunakan pelaku untuk melempar hingga melukai wajah bocah 9 tahun Raffa Ismail Fahrezi.

(Baca Juga : Tak Kunjung Terungkap, Mabes Polri Turun Tangan Bongkar Kasus Pelemparan Batu di Depok)

Sementara dari pengamatan Okezone di lokasi, banyak batu konblok berbagai macam ukuran berada di lokasi pelemparan, sedangkan batu-batu itu berasal dari trotoar yangsudah rusak di di jalan Juanda tepat di depan Zen Familiy Spa tempat pelemparan tersebut terjadi.

(Baca Juga : Periksa CCTV, Polisi Masih Sulit Ungkap Pelempar Batu ke Bocah Raffa)

Dari sejumlah warga, batu trotoar itu memang sudah lama mengalami kerusakan dan belum ada perbaikan dari Pemkot depok. Selain itu, Jalan Juanda kerap kali gelap ketika malam karena banyak lampu jalan mati.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini