nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok, Pemungutan Suara Susulan Pilkada Digelar di 2 Rumah Sakit Tangerang

Anggun Tifani, Jurnalis · Kamis 28 Juni 2018 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 28 338 1915384 besok-pemungutan-suara-susulan-pilkada-digelar-di-2-rumah-sakit-tangerang-sUC3Q7klzk.jpg Ilustrasi pilkada (Foto: Ist)

TANGERANG - Tidak tersedianya Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dua RS di Tangerang, menyebabkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang, merekomendasikan KPU Kota Tangerang agar kembali menggelar pemungutan suara. Rencananya, pemungutan suara susulan akan digelar besok, Jumat 29 Juni 2018.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang M. Agus Muslim memaparkan, dua rumah sakit tersebut yakni RS Husada Insani Cipondoh dan RSUD Kota Tangerang.

"RS Husada ada 25 pemilih yang sudah memiliki form A5 yang akan dilayani oleh TPS 33, lalu ada RSUD Kota Tangerang ada 2 TPS yang berdekatan yaitu TPS 14, yang akan melayani 17 pemilih, dan TPS 15 yang akan melayani 17 pemilih. Jadi, kami wajib mendorong KPU melalui rekomendasi untuk kembali melakukan pemungutan suara," paparnya saat melakukan konferensi pers, Kamis (28/6/2018).

 Ilustrasi

Agus menyampaikan, hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga rumah sakit, yang kemarin tidak dapat menggunakan hak suaranya.

"Kita ingin hak pilih masyarakat dilayani secara baik, maka sore ini kami ingin menyampaikan rekomendasi terkait pemilih melalui A5, untuk dilakukan Pemilihan kembali kepada KPU Kota Tangerang," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai miskoordinasi pemungutan suara tersebut, hingga saat ini, pihaknya belum dapat memastikan adanya kelalaian pada pihak KPPS di TPS yang bersangkutan.

"Kelalaian belum dapat kita tentukan, namun kita akan lihat dulu pelaksanaan rekomendasi yang kita lakukan," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah pasien di RSUD Kota Tangerang tak dapat menggunakan hak suaranya, dikarenakan tidak tersedianya petugas TPS di RS tersebut. KPU Kota Tangerang mengaku, hal ini terjadi karena adanya miskoordinasi di level KPPS.

Tahapan Pilkada

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini