nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemungutan Suara Susulan di RS Tangerang Sepi Pemilih

Anggun Tifani, Jurnalis · Jum'at 29 Juni 2018 10:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 29 338 1915551 pemungutan-suara-susulan-di-rs-tangerang-sepi-pemilih-GY9exXVMUT.jpg Pasien saat mencoblos di RS (foto: Anggun/Okezone)

TANGERANG - Sempat kehilangan hak suaranya, pasien RSUD Kota Tangerang dapat kembali menggunakan hak suara mereka berkat adanya Pemungutan Suara Susulan ( PSS).

Meskipun ada kegiatan PSS, nyatanya penyelenggaraan pemungutan suara ini hanya mendulang empat suara dari kalangan pasien dan pegawai di RSUD Kota Tangerang.

Berdasarkan data yang dihimpun, 3 suara berasal dari pemilih yang berasal dari TPS 14 dan 1 suara berasal dari TPS 15 di Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi mengatakan, pihaknya menyelenggarakan kegiatan ini atas rekomendasi dari Panwaslu Kota Tangerang.

"Kita direkomendasikan untuk melakukan PSS, di sejumlah RS yang sebelumnya tidak terfasilitasi karena karena keterbatasan waktu saat tgl 27. Untuk di RSUD Kota Tangerang yang terdata ada 34 pemilih, sedangkan di RS Husada Insani ada 25 pemilih," ungkapnya saat ditemui di lokasi pemilihan, Jumat (29/6/2018).

 Rumkit

Sementara Ketua Panwaslu Kota Tangerang M Agus Muslim menegaskan, yang terpenting ialah, pemilih dapat menggunakan hak konstitusionalnya.

"Kita prinsipnya konstitusi itu terlayani dengan baik, tidak ada yang terlewatkan karena satu saja hal pilih ini digunakan bisa memberikan kontribusi positif dalam demokrasi," tukasnya.

Pantauan Okezone, di lokasi PSS yang berbeda, yakni di RS Husada Insani Cipondoh, proses pemilihan suara hanya diminati oleh 4 pemilih. Nantinya rekapan data hasil pemungutan suara tersebut akan digabungkan, dalam keputusan pleno penetapan hasil suara di tingkat kecamatan, yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 Juli 2018.

Diketahui, penyelenggaraan pilkada di Kota Tangerang diikuti calon petahana Arief R Wismansyah dan Sachrudin. Pasangan tersebut merupakan calon tunggal, yang berkompetisi melawan kotak kosong.

 Pilkada

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini