nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Diskotek Stadium Buka Lagi, Manajemen 108 The New Atmosphere Angkat Bicara

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 30 Juni 2018 09:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 30 338 1915994 diskotek-stadium-buka-lagi-viral-manajemen-10-the-new-atmosphere-angkat-bicara-vuvoyXQNvm.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA – Diskotek Stadium Club yang ditutup Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2014 dikabarkan beroperasi lagi dengan nama baru 108 The New Atmosphere. Kabar itu viral dan jadi perbincangan di media sosial. Manajemen 108 The New Atmosphere pun mengklarifikasi kabar tersebut.

“Sehubungan dengan adanya isu yang beredar di media sosial dan media online mengenai kabar bahwa Stadium Club telah dibuka kembali dan berganti menjadi 108 The New Atmosphere, kami dari Management 108 The New Atmosphere mengklarifikasi bahwa berita-berita tersebut tidak benar dan berpotensi meresahkan masyarakat,” demikian klarifikasi resmi Management 108 yang dikirim ke media, Sabtu (30/6/2018).

Sebelumnya kabar Diskotek Stadium Club buka lagi dengan nama baru 108 The New Atmosphere ramai di media sosial. Kabar itu beredar lengkap dengan sebuah video trailer peluncuran 108 The New Atmosphere. Klub 108 The New Atmosphere akan diresmikan pada 2 Juni 2018, di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta.

Meski berada di jalan yang sama dengan Diskotek Stadium Club yang sudah ditutup, manejemen menegaskan bahwa 108 The New Atmosphere berbeda dengan Distoket Stadium. “108 The New Atmosphere beralamat di Jalan Hayam Wuruk no. 108. Sedangkan Stadium Club berada di Jalan Hayam Wuruk no. 111,” tulisnya.

“Diharapkan agar semua elemen masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi berita tersebut yang beredar di media sosial.Demikian pernyataan klarifikasi ini kami sampaikan.”

Sebegaimana diketahui, Diskotek Stadium Club ditutup Ahok pada 19 Mei 2014 saat dia masih memimpin DKI Jakarta. Diskotek itu ditutup setelah seorang anggota Polres Minahasa Selatan tewas overdosis di tempat hiburan malam yang berada di Jalan Hayam Wuruk tersebut.

Penutupan Diskotek Stadium saat itu diapresiasi sebagian pihak karena keberadaannya dinilai sarat dengan peredaran narkoba dan prostitusi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini