nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawaslu Banten Telusuri Indikasi Pidana Pelaksanaan Pilkada di Desa Sidoko Tangerang

Anggun Tifani, Jurnalis · Minggu 01 Juli 2018 09:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 01 338 1916250 bawaslu-banten-telusuri-indikasi-pidana-pelaksanaan-pilkada-di-desa-sidoko-tangerang-w85Snxq7sL.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

TANGERANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, menelusuri indikasi pidana, yang terjadi saat proses pencoblosan pada Pilkada Serentak di TPS 08 Desa Sidoko, Kabupaten Tangerang.

Komisioner Bawaslu Banten Nuryati Solapari menyampaikan pihaknya melihat video yang menampilkan indikasi pelanggaran. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria lanjut usia, yang mengambil surat suara sebanyak 8 surat dan melakukan pencoblosan lebih dari satu kali.

"Kita masih telusuri apakah ada sanksi pidananya atau tidak, karena dikhawatirkan terdapat indikasi kalau yang bersangkutan ini salah satu tim baik itu dari paslon atau kotak kosong. Sejauh ini masih terus ditelusuri," katanya Sabtu (30/6/2018) kemarin malam.

Foto/Okezone 

Nuryati menyatakan, sejauh ini pihaknya masih merekomendasikan sanksi administrasi, serta menonaktifkan petugas KPPS pada TPS 8 tersebut.

Sementara Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif pun mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima rekomendasi tindak pidana pada proses penyelenggaraan pemilihan tersebut. Menurutnya, sejauh ini diketahui pria yang melakukan pelanggaran tersebut berinisial SL.

"Kami akan terus mengikuti penyelenggaraan ini, sesuai dengan aturan dan rekomendasi yang ada," ucapnya.

Sebelumnya, telah terjadi kelalaian yang dilakukan oleh petugas TPS 08 Desa Sidoko. Saat itu, petugas tersebut mengaku sedang makan siang, kemudian tanpa sepengetahuan petugas, ternyata terdapat seorang pemilih yang menggunakan hak suaranya lebih dari sekali.

Atas hal tersebut, kemudian membuat KPU Kabupaten Tangerang, harus melakukan pemilihan ulang yang baru saja dilaksanakan kemarin, Sabtu, (30/6/2018). Dalam pemilihan ulang tersebut, calon tunggal Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli menang melawan kotak kosong.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini