Nasdem Ingin Pemecat Guru yang Pilih Ridwan Kamil-Uu Diproses Hukum

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 02 Juli 2018 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 02 338 1916483 nasdem-ingin-pemecat-guru-yang-pilih-ridwan-kamil-uu-diproses-hukum-LNtsor1OMI.jpg Paslon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Ist)

JAKARTA – Partai Nasdem bereaksi atas kasus pemecatan Robiatul Adawiyah, guru SDIT Darul Maza, Kota Bekasi, karena berbeda pilihan calon kepala daerah dengan pihak yayasan. Robiatul diketahui memilih pasangan calon Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum dalam Pilgub Jawa Barat 2018.

"Jika ada oknum yang memecat guru hanya karena beda pilihan maka harusnya oknum ini diproses secara hukum," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Siar Anggretta Siagian kepada Okezone, Senin (2/7/2018).

Ia berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi. Pasalnya, pemilihan umum merupakan ajang kebebasan seseorang untuk menentukan pilihan politiknya.

"Kebebasan orang dalam menentukan pemilihan adalah dinamika pemilu yang harus dijunjung tinggi secara dewasa," imbuh dia.

Guru Robiatul Adawiyah yang dipecat karena memilih Ridwan-Uu.

Lebih lanjut Siar juga mengimbau kepada semua pihak untuk tetap berupaya menghargai proses demokrasi secara baik.

"Jika saat ini masih ada oknum yang khianat terhadap kebebasan orang dalam memilih, atau masih ada oknum yang melakukan bullying terhadap orang dalam menggunakan hak pilihnya, maka harus ditindak secara hukum," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, guru Robiatul Adawiyah dipecat dari tempatnya bekerja lantaran berbeda pilihan dalam Pilkada Serentak 2018. Kala itu Robiatul mengaku memilih paslon Ridwan-Uu di Pilgub Jabar.

Kisah pemecatan Robiatul kemudian viral di media sosial dan menuai beragam respons dari warganet. Belakangan, Ridwan Kamil menyatakan bakal mencarikan pekerjaan yang baru untuk Robiatul setelah dipecat dari sekolahnya tempat mengajar.

Paslon Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum sendiri diketahui mengungguli perolehan suara Pilgub Jabar 2018 berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Pasangan ini didukung Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PPP.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini