Pemprov DKI Diminta Punya Rumah Sakit Selevel RSCM

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 02 Juli 2018 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 02 338 1916578 pemprov-dki-diminta-punya-rumah-sakit-selevel-rscm-6UCb2Jx5sh.jpg ilustrasi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI diminta membangun rumah sakit selevel RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) demi dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada warganya. Sebab, masih banyak kasus kesehatan yang tidak dapat terlayani lantaran fasilitas rumah sakit yang kurang memadai.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Jakarta Barat Yudha Permana, di mana dirinya berharap Pemprov DKI Jakarta dapat merealisasikan pembangunan tersebut.

"Masih banyak pasien kritis yang kesulitan mencari ruang ICU, NICU, HCU, PICU dan ICCU di jakarta karena jumlah kamar terbatas. Saya rasakan ini sejak dari tahun 2012 membantu warga yang kondisinya kritis dan membutuhkan kamar di rumah sakit," ujarnya, Senin (2/7/2018).

Pembangunan RSPJ diharapkan nantinya memprioritaskan dan memaksimalkan jumlah Kamar Khusus yakni ICU, HCU, NICU, PICU, dan ICCU.

Rumah sakit itu,sambungnya, diharapkan dilengkapi dengan alat teknologi terbaik juga penyedian ambulans AGD yang termutakhirkan untuk pasien kritis dan pengawalan dari petugas dinas perhubungan dalam perjalanannya agar tidak terjebak dalam kemacetan.

"Memang biaya pembangunan 1 set ruangan ICU, ICCU, HCU, NICU dan PICU itu besar, tetapi demi menolong untuk menyelamatkan warga jakarta saya rasa nilainya menjadi kecil," ujarnya.

Yudha pun berharap standar rumah sakit yang dapat dibangun adalah sama dengan level RSCM. Sehingga pemprov bisa mandiri dalam melayani warganya yang sakit.

Karena itu, dirinya berharap Kementerian Kesehatan mendukung dan memberikan izin kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk membangun RSPJ.

"Rumah sakit kelas A atau Kelas B tidak apa apa. Prioritasnya ketersediaan jumlah kamar ICU, ICCU, HCU, NICU dan PICU agar tidak ada lagi warga yang sakit kritis kesulitan mencari kamar tersebut dan gratis untuk pasien BPJS." ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini