nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jakarnaval 2018 Telan Biaya Rp3,7 Miliar, Pemprov DKI Klaim Sudah Hemat Anggaran

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 15:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 04 338 1917798 jakarnaval-telan-biaya-rp3-7-miliar-pemprov-dki-klaim-sudah-hemat-anggaran-ytzqddlO8Q.jpg Konferensi pers gelaran Jakarnaval di Balai Kota DKI untuk menyambut Asian Games 2018 (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar kegiatan Jakarnaval dalam rangka menyambut perhelatan Asian Games 2018 pada Minggu 8 Juli 2018 mendatang. Acara itu menelan anggaran sebesar Rp3,7 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Tinia Budiarti mengatakan, anggaran untuk kegiatan itu sudah dilakukan penghematan. Pasalnya, pada tahun 2015 lalu, pihaknya menghabiskan biaya mencapai Rp8 miliar guna menyelenggarakan Jakarnaval ini.

"Itu penting, terakhir mengadakan Jakarnaval itu tahun 2015, itu biayanya Rp8 Miliar tapi sekarang anggarannya Rp3,7 miliar, tetapi boleh buka file yang telah diselenggarakan 2015 dengan yang akan kita selenggarakan tahun ini. Kita optimis dengan yang terdaftar 4.000 (peserta karnaval)," kata Tinia di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

Lebih lanjut Tinia menuturkan, kegiatan Jakarnaval ini sebagai bentuk eskpresi kerinduan hiburan bagi masyarakat DKI Jakarta.

"Karena yang rindu bukan hanya masyarakat penonton, tapi juga seniman-seniman, komunitas-komunitas yang ingin menampilkan diri," tuturnya

(Baca Juga: 4.000 Peserta Pawai Ramaikan Jakarnaval Sambut Asian Games 2018)

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno menegaskan agar tak meragukan dirinya dalam hal menghemat pengeluaran anggaran. Dalam beberapa hal, anggaran untuk sebuah acara memang harus ada yang dikurangi, tapi itu tak berlaku untuk seluruh kegiatan.

"Saya senangnya paling hemat. Jadi hemat itu ada selalu dalam (diri saya). Tapi bukan artinya terus kita karena kita ingin pengurangan anggaran atau penghematan," tegasnya.

Menurut Sandi, acara tahun ini akan terasa spesial karena diramaikan sekitar 4.000 perserta karnaval. Bahkan kegiatan ini sebagai ajang promosi perhelatan Asian Games.

"Tapi tahun ini spesialnya kita antisipasi sekitar setengah juta warga akan ikut memeriahkan dengan 4.000 peserta dari berbagai macam termasuk juga atlet (Asian Games), abang-none, juga ada bendera-bendera dari 45 negara (peserta Asian Games), dan banyak sekali mulai dari kearifan lokal seperti ondel-ondel, tanjidor, sampai ke hiphop, sampai ke parkour yang terkini, dan milik anak-anak millenials semua ada," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini