nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies: Pelepasan Saham PT Delta Akan Dilakukan dalam Tempo Sesingkat-singkatnya!

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 10 Juli 2018 02:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 10 338 1920131 anies-pelepasan-saham-pt-delta-akan-dilakukan-dalam-tempo-sesingkat-singkatnya-u1FGhD5XfD.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebut pihaknya dalam waktu dekat akan melepas kepemilikan saham di PT Delta Djakarta sebesar 26,25 persen. Perusahaan itu bergerak di penjualan minuman beralkohol.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, akan menjual saham di perusahaan miras itu dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Namun, meski begitu pihaknya tetap akan menempuh jalur yang aman.

"PT Delta Djakarta, itu nanti insya Allah kita akan eksekusi, seperti proklamasi lah seperti cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Ilustrasi 

Anies mengaku sedang melakukan kajian secara mendalam serta mempertimbangkan setiap masukan dari seluruh kalangan termasuk dari DPRD DKI Jakarta. Tapi, keputusan pelepasan saham itu sudah bulat.

"Kita memang banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus kita selesaikan. Jadi, masukan-masukan dari dewan baik mulai diapresiasi sampai dengan saran-saran perbaikan nanti akan kita tindak lanjuti," imbuh Anies.

Anies tak ingin pelepasan kepemilikan saham berdampak pada kerugian di Pemprov. Karena itu, ia ingin proses pelepasan saham berjalan dengan baik. "Kita ingin proses legal berjalan baik, kalau udah baik sisanya aman," tutur Anies.

 Ilustrasi miras

Ketika ditanya apakah pelepasan kepemilikan saham di perusahaan tersebut akan dilakukan dalam dua bulan kedepan, Anies mengamini. "Mudah-mudahan. Aamiin," tandasnya.

PT Delta Djakarta adalah perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan beberapa merek bir, seperti Anker Bir, Anker Stout, Carlsberg, San Miguel Pale Pilsener, San Miguel Light, San Miguel Cerveza Negra dan Kuda Putih.

Pemprov DKI Jakarta telah mempunyai saham di perusahaan tersebut sejak tahun 70-an. Kini, Pemprov DKI memiliki 26,25 persen saham di emiten industri minuman beralkohol tersebut.

Kepemilikan itu merupakan gabungan antara 23,34 persen saham Pemprov DKI dan 2,91 persen milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal Jakarta. Sisa saham lainnya dikuasai oleh San Miguel Malaysia dan masyarakat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini