nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI Perpanjang Uji Coba OK Otrip hingga Agustus 2018

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 16 Juli 2018 15:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 16 338 1922979 pemprov-dki-perpanjang-uji-coba-ok-otrip-hingga-agustus-2018-OSKLkt4XTJ.jpg Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno (Fadel/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang memutar otak untuk memenuhi target armada yang mengikuti program OK-Otrip. Karena sampai kini belum mencapai target, Pemprov memperpanjang uji coba OK-Otrip hingga pertengahan Agustus 2018.

"Jadi rencananya diperpanjang karena ada keyakinan dari BPPBJ (Badan Pelayanan Pengadaan Barang Jasa) yang sekarang lagi menghitung angka OK Otrip rupiah perkilometernya dan berdasarkan masukan dari operator mereka ingin, sesuai dengan imbauan Pak Gubernur, ingin bergabung akhir bulan ini," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/7/2018).

Sandiaga tak menjelaskan secara detail ihwal waktu perpanjangan itu diberlakukan hingga kapan. Ia berharap kepada PT Transjakarta dan Dinas Perhubungan untuk bekerja keras mempromosikan program itu kepada operator angkutan umum lainnya.

 

Anies-Sandi saat meluncurkan OK Otrip (Fadel/Okezone)

Uji coba OK Otrip sudah dilakukan dalam tiga periode waktu. Uji coba pertama adalah pada 15 Januari sampai 15 April. Kemudian uji coba diperpanjang sampai 15 Juli. Kini, uji coba periode ketiga akan dilakukan sampai akhir Juli atau pertengahan Agustus.

Persoalan dalam program itu adalah jumlah armada angkot yang bergabung sangat kurang. Kini, baru 123 armada yang bergabung dengan OK Otrip. Padahal targetnya tahun ini 2.609 armada.

Meski begitu, Sandiaga mengklaim kalau jumlah penumpang dalam program OK-Otrip selalu mengalami kenaikkan. Saat ini berdasarkan data yang ada, sebanyak 20.000 orang menikmati program tersebut.

"Ini angka yang cukup signifikan. Jadi buat kita pencapaian awal ini harus diteruskan dan target kita 2.609 armada bisa berjalan," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini