nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta dan Alasan Pemprov DKI Tutup Kali Item dengan Jaring

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 20 Juli 2018 14:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 20 338 1925051 fakta-dan-alasan-pemprov-dki-tutup-kali-item-dengan-jaring-fkBygrvbh8.jpg Jaring yang menutupi kali sentiong atau kali item. FOto: Okezone/@roninzen

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta, Jumat (20/7/2018) menutup Kali Sentiong atau Kali Item yang berada di belakang Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan jaring hitam menjelang Asiang Games.

Wisma Atlet nantinya menjadi tempat tinggal sementara bagi para atlet yang akan berlaga dalam perhelatan Asian Games di Jakarta-Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018.

Lalu mengapa Pemprov DKI menutup kali item dengan jaring.

1. Bau Tak Sedap

Nama kali item disebut, karena warna kali tersebut memang hitam. Selain warnanya yang tidak menarik, bau yang dikeluarkan kali juga tidak sedap.

Foto/Okezone

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, pemasangan jaring hitam dilakukan untuk mencegah polusi yang ditimbulkan dari Kali Sentiong mencemari kawasan lain.

“Sehingga tidak terjadi proses evaporasi. Dengan penguapan dikurangi maka harapannya nanti dari hilir sudah dikurangi potensi polutannya, dicegah di lokasi yang ada kita dikurangi pencahayaan panas matahari sehingga mengurangi evaporasi. Harapannya, (bau) tidak tercium,” ungkap Anies di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

2. Dekat Cafetaria

Cafetaria di wisma atlet berdekatan dengan kali item. Pemprov memasang jaring agar bisa meminimalkan bau tidak enak menjalar ke lokasi tempat makan para atlet Asian Games.

Foto/Antara

Selain memasang jaring Pemprov DKI juga sudah melakukan upaya lain.

“Kita sudah melakukan penertiban kepada pengusaha tahu yang ampasnya dibuang ke sungai, agar ampasnya tidak dibuang ke sungai. Sudah dilakukan pengawasan di sana,” kata Anies.

3. Antisipasi dengan Tanaman

Selain memasang jaring, Pemprov DKI juga berencana menambahkan tanaman vertikal di sekitar Kali Sentiong. Harapannya, tanaman tersebut bisa menetralisir bauk tak sedap dari Kali Item.

“Tanaman, tanaman kanan-kiri itu vertikal dilakukan,” Anies melanjutkan.

4. Alat Pengolah Air

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno pada Mei 2018 mengecek langsung wisma Atlet di Kemayoran. Ia menyadari bau tak sedap bisa mengganggu kenyamanan para atlet Asian Games.

Foto/Okezone

Sandiaga pun meminta pihaknya bisa mengolah air Kali Item dengan alat pengolah air.

Alat yang digunakan milik Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PAL) bernama PAL- Andrich Tech System buatan Andri Oba dan Chairunnas dari PT MJH Lestari International.

"Pengolahan air limbah sungai, sekarang yang Kali Item atas instruksi Pak Wapres (Wakil Presiden Jusuf Kalla), salah satunya kita mencoba sistem yang diperkenalkan oleh PT MJH," ujar Sandi beberapa waktu lalu.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini